HeadlinePolitik

Putra Mantan Gubernur GAM siap dampingi Mualem di Pilkada Aceh 2024

×

Putra Mantan Gubernur GAM siap dampingi Mualem di Pilkada Aceh 2024

Share this article
Mufakhir Muhammad mendaftarkan diri ke DPP Partai Aceh sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur Aceh pada Senin, 20 Mei 2024. Foto: Humas/Partai Aceh.

Banda Aceh — Dr. Tgk. H. A. Mufakhir Muhammad, MA., salah seorang putra dari Almarhum Tgk. H. Muhammad Arief (Mantan Gubernur GAM) menyatakan dirinya akan maju pada Pilkada Aceh November mendatang. Sosok agamawan ini ditemani sejumlah simpatisannya hadir mendaftarkan diri untuk bakal calon wakil gubernur (Cawagub) Aceh pendamping Muzakir Manaf atau Mualem sebagai calon Gubernur (Cagub) dari Partai Aceh.

DPP Partai Aceh telah menerima pengembalian formulir pendaftaran Mufakhir Muhammad sebagai Bakal Calon Wakil Gubernur Aceh pada Senin, 20 Mei 2024 siang. Prosesi penyerahan berlangsung di Kantor DPP Partai Aceh di Jalan Dr Mr Mohd Hasan kawasan Batoh Banda Aceh. Mufakhir bersama rombongan diterima langsung oleh Sekjen DPP Partai H. Kamaruddin Abubakar atau Abu Razak didampingi Ketua Harian DPP-PA Tgk. H. Anwar Ramli dan Tim Penjaringan Balon Kepala Daerah Partai Aceh Dr. Nurlis Effendi Meuko beserta anggota tim penjaringan.

Dr. Tgk. H. A. Mufakhir Muhammad, MA atau akrap disapa Ustadz Mufakhir ini merupakan putra dari mantan Gubernur Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Pidie, Tgk Muhammad Arief (almarhum). Ia punya rekam jejak kepemimpinan yang baik di beberapa perguruan tinggi swasta maupun organisasi penting lainnya. Sebelum pensiun dari dunia PNS, Mufakhir tercatat sebagai Dosen di Pascasarjana UIN Ar – Raniry Banda Aceh.

Pada pemilu legislatif 14 Februari 2024 lalu, Mufakhir Muhammad juga ikut maju sebagai Caleg DPD RI, namun belum terpilih. Saat itu ia mampu meraup lebih dari 60 ribu suara rakyat di seluruh Aceh. Sekarang ia mendaftar ke Partai Aceh untuk menjadi Cawagub berpasangan dengan Cagub Aceh Muzakir Manaf atau Mualem di Pilkada 2024.

Selaku anak kandung dari mantan Gubernur GAM, darah pejuang pun tampaknya turut mengalir dalam diri cendikiawan yang sehari-hari banyak terlibat dalam kegiatan sosial, pendidikan dan dakwah islamiyah ini.

Jebolan doktor bidang Tafsir Al-Quran Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengatakan bahwa alasan dirinya ikut mendaftarkan dirinya sebagai Cawagub pendamping Mualem, selain karna dorongan hati juga karna kesamaan visi dan misi yang dicanangkan oleh Partai Aceh.

“Sekarang saya ikut mendaftar sebagai cawagub dalam Pilkada karena keterbukaan PA menerima kandidat eksternal partai dengan niat agar kelak jika diberi amanah dapat bersama-sama membantu masyarakat secara lebih luas. Saya juga berani mendaftar begini karena dulu orang tua saya gubernur GAM, maka bismillah saya bulatkan tekad sembari mengikuti dan menghormati tiap rangkaian proses mekanisme pencalonan ini. Semoga dapat berkolaborasi dengan Bang Mualem mewujudkan cita-cita mulia bagi warga Aceh yang lebih baik ke depannya.,”pungkas tokoh yang juga merupakan penceramah kondang ini. (*)