BANDA ACEH – Sejumlah rekanan yang telah melakukan pekerjaan pengadaan sapi kambing menagih pembayaran yang belum dilakukan oleh Dinas Peternakan (Disnak) Aceh, karena sampai hari ini belum ada kepastian pembayarannya.
“Kita minta kepada Dinas Peternakan untuk memberikan kepastian kapan pembayarannya, jangan terkatung-katung seperti ini tanpa kejelasan,” kata salah seorang rekanan Amir kepada wartawan, di Banda Aceh, Jumat (18/2/2022).
Amir menyampaikan, pembayaran ini harus segera dilakukan Disnak mengingat banyak kegiatan mereka yang masih menyangkut dengan orang lain dan harus segera diselesaikan.
“Pembayaran belum dilakukan Dinas, tadi kami jumpa Sekdis, hingga asisten I pak Jafar, tapi juga belum ada keputusan yang jelas,” ujarnya.
Amir menyebutkan, total kontrak yang belum dibayarkan tersebut sekitar 200 paket pekerjaan dengan nilainya lebih kurang sebesar Rp16,3 miliar. Baik itu pengadaan sapi hingga kambing.
Kemudian, seluruh ternak yang dilakukan pengadaan tersebut juga sudah disalurkan dan telah diterima oleh masyarakat.
“Hari ini rekanan hanya minta kepastian kapan pembayarannya Kapan riil nya, walaupun bulan 3 kami rekanan juga mau menunggu, tapi harus pasti, harus ada keputusan,” tutur Amir.
“Kita tidak melanggar aturan, tetapi pihak rekanan memastikan kapan pembayaran ini. Apalagi rekanan banyak terutang. Kita minta kepastian ini juga untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkas Amir.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Aceh, Rahmandi belum memberikan jawaban perihal tersebut, dan ia hanya mengatakan belum bisa bertemu karena sedang dalam isolasi mandiri.
“saya beberapa hari ini belum bisa masuk dikarenakan menjalani isolasi mandiri dirumah mohon maaf sebelumnya,” Kata Rahmandi . (*)













