Aceh Besar – Pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan terus diperkuat. Puskesmas Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, kini didukung sebanyak 55 tenaga kesehatan yang sebagian besar merupakan putra daerah setempat sehingga pelayanan kepada masyarakat di wilayah pulau tersebut dapat berjalan lebih optimal.
Kepala Puskesmas Pulo Aceh Misriadi, SKM mengatakan, puluhan tenaga kesehatan tersebut terdiri dari 3 dokter umum, 13 perawat, 13 bidan, serta sejumlah tenaga kesehatan lainnya yang bertugas memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di kawasan kepulauan.
“Sebagian besar tenaga kesehatan di sini adalah anak-anak Pulo Aceh yang bekerja melalui skema PPPK maupun tenaga paruh waktu. Karena mereka tinggal di sini, pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” ujar Misriadi di Pulo Aceh, Jumat (13/3/2026).
Menurutnya, keberadaan tenaga kesehatan yang berasal dari daerah setempat menjadi keunggulan tersendiri karena mereka memahami kondisi geografis wilayah serta kebutuhan masyarakat di pulau. Selain itu, para tenaga kesehatan tersebut juga berdomisili langsung di Pulo Aceh sehingga dapat memberikan pelayanan dengan cepat kapan pun masyarakat membutuhkan.
Misriadi menjelaskan, Puskesmas Pulo Aceh saat ini juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pelayanan dasar, seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta layanan rawat inap untuk menangani pasien yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Meski demikian, pihaknya berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah untuk meningkatkan fasilitas kesehatan di wilayah kepulauan tersebut, khususnya terkait kondisi gedung puskesmas serta mess tenaga kesehatan yang dinilai membutuhkan perbaikan dan peningkatan fasilitas.
Selain itu, ia juga mengusulkan agar tenaga kesehatan yang bertugas di daerah kepulauan seperti Pulo Aceh dapat memperoleh tunjangan daerah terluar, terutama jika kondisi keuangan daerah memungkinkan, sebagaimana yang selama ini diterima oleh tenaga pendidik yang bertugas di wilayah terpencil.
“Kami berharap ada perhatian terhadap fasilitas bangunan serta dukungan insentif bagi tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah kepulauan, agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” kata Misriadi.
Dengan dukungan tenaga kesehatan yang berdomisili langsung di pulau serta fasilitas pelayanan dasar yang tersedia, diharapkan masyarakat Pulo Aceh dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan berkualitas.(*)













