BeritaHeadline

100 Ekor Sapi Kurban dari Turkiye Disembelih di Dayah Irsyadul Abidin, Ribuan Warga Aceh Terima Manfaat

×

100 Ekor Sapi Kurban dari Turkiye Disembelih di Dayah Irsyadul Abidin, Ribuan Warga Aceh Terima Manfaat

Share this article
Panitia bersama relawan melakukan proses penyembelihan hewan kurban bantuan masyarakat Turkiye di kompleks Dayah Irsyadul Abidin Al-Amiriyah, Gampong Cot Malem, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (29/5/2026). Foto: (Turkiye Diyanet Vakfi (TDV)).

ACEH BESAR – Semangat persaudaraan antara Aceh dan Turkiye kembali terjalin erat melalui program kurban Idul Adha 1447 Hijriah. Sebanyak 100 ekor sapi kurban dari para donatur Turkiye disembelih dan disalurkan kepada masyarakat Aceh melalui Dayah Irsyadul Abidin Al-Amiriyah, Gampong Cot Malem, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (29/5/2026).

Program kemanusiaan berskala besar tersebut terlaksana atas kolaborasi antara Turkiye Diyanet Vakfi (TDV), salah satu lembaga kemanusiaan terbesar di Turkiye, Global Meutuah Foundation (GMF), serta Dayah Irsyadul Abidin Al-Amiriyah sebagai mitra pelaksana di Aceh.

Sejak pagi hari, kompleks dayah dipadati panitia, relawan, dan masyarakat yang terlibat dalam proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan memenuhi ketentuan syariat Islam serta standar kesehatan hewan.

Daging kurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Aceh Besar, Kota Banda Aceh, dan Kabupaten Pidie. Program ini menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat yang menerima manfaat, khususnya keluarga kurang mampu yang jarang menikmati daging sapi dalam jumlah memadai.

Manajemen Dayah Irsyadul Abidin Al-Amiriyah, Hasanuddin, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh TDV dan GMF kepada pihak dayah untuk memfasilitasi pelaksanaan kurban tahun ini.

Menurutnya, amanah tersebut bukan hanya menjadi bentuk kerja sama kemanusiaan, tetapi juga wujud nyata kepedulian masyarakat Turkiye terhadap masyarakat Aceh yang telah terjalin sejak lama.

“Alhamdulillah, kami merasa terhormat dipercaya menjadi bagian dari program besar ini. Kurban bukan sekadar penyembelihan hewan, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan berbagi kebahagiaan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Hasanuddin.

Pengurus dayah sekaligus tokoh masyarakat setempat, Ramli, S.Pd., menilai bantuan kurban dari Turkiye memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Aceh. Ia menyebut hubungan Aceh dan Turkiye tidak hanya dibangun atas dasar kerja sama kemanusiaan, tetapi juga ikatan sejarah dan persaudaraan yang telah berlangsung selama berabad-abad.

“Kami selalu merasakan kedekatan emosional dengan masyarakat Turkiye. Setiap kali bantuan kemanusiaan datang dari sana, masyarakat Aceh merasakan bahwa persaudaraan itu masih hidup dan terus terjaga. Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur Turkiye, TDV, dan Global Meutuah Foundation yang telah menghadirkan kebahagiaan bagi warga Aceh melalui program kurban ini,” katanya.

Keistimewaan program tahun ini semakin terasa dengan kehadiran langsung perwakilan TDV dari Turkiye. Mereka datang ke Aceh untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan, penyembelihan, hingga distribusi kepada penerima manfaat.

Perwakilan TDV, Amrullah dan Ahmet, mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat Aceh serta kesiapan panitia dalam melaksanakan program tersebut. Mereka berharap hubungan baik antara masyarakat Turkiye dan Aceh dapat terus diperkuat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di masa mendatang.

Sementara itu, Pembina Global Meutuah Foundation, Ryanda Saputra, menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan program tersebut merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak yang memiliki semangat yang sama untuk berbagi manfaat kepada sesama.

“Program ini adalah hasil kolaborasi yang luar biasa. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, mulai dari relawan, panitia, pengurus dayah, hingga para mitra yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik,” ujarnya.

Pimpinan Dayah Irsyadul Abidin Al-Amiriyah, Tgk. Azhari, berharap sinergi antara lembaga pendidikan Islam, organisasi kemanusiaan, dan para donatur internasional dapat terus berkembang sehingga memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Menurutnya, dayah tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan dakwah, tetapi juga harus mampu hadir sebagai pusat pemberdayaan sosial yang menjawab kebutuhan umat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa dayah dapat menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan para dermawan dengan masyarakat yang membutuhkan. Semoga kerja sama yang telah terjalin ini terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” ujar Tgk. Azhari.

Program penyembelihan 100 ekor sapi kurban tersebut menjadi salah satu kegiatan kurban terbesar yang dilaksanakan di Aceh tahun ini, sekaligus menjadi simbol kuatnya persaudaraan antara masyarakat Aceh dan Turkiye yang terus terjalin melalui berbagai aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial.(*)