Sabang – Di tengah dominasi wisata bahari yang melekat kuat pada citra Sabang, kehadiran Waterboom Pria Laot menghadirkan warna berbeda bagi pilihan rekreasi masyarakat. Destinasi wisata air tawar ini menjadi alternatif favorit keluarga, khususnya warga lokal yang ingin menikmati suasana liburan tanpa harus menuju pantai.
Selama ini, Sabang dikenal luas sebagai daerah wisata laut dengan panorama bawah laut yang memikat, pantai berpasir putih, serta lokasi ikonik seperti kawasan Kilometer Nol. Namun, tidak semua keluarga memilih laut sebagai lokasi berlibur, terutama bagi orang tua yang membawa anak-anak usia dini. Di sinilah Waterboom Pria Laot mengambil peran.
Berlokasi di kawasan Pria Laot, tepat di pinggir jalan menuju Kilometer Nol, waterboom ini mudah diakses oleh masyarakat. Letaknya yang strategis membuat pengunjung tidak kesulitan menjangkau lokasi, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain itu, kawasan tersebut juga dikenal memiliki sumber air tawar dari aliran sungai Pria Laot yang cukup bersih dan jernih.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, mengatakan bahwa wisata air tawar tetap memiliki segmen pasar tersendiri di tengah kuatnya daya tarik wisata bahari.
“Wisata air tawar seperti Waterboom Pria Laot menjadi pilihan keluarga untuk berlibur tanpa harus ke laut. Ini juga menjadi ruang bermain yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujar Harry Susethia, Minggu (25/1/2026).
Menurutnya, keberadaan waterboom tersebut tidak hanya melengkapi ragam destinasi wisata di Sabang, tetapi juga memperkuat daya tarik kota ini sebagai tujuan wisata keluarga. Dengan pilihan wisata yang beragam, Sabang dinilai mampu menjangkau berbagai segmen pengunjung, mulai dari wisatawan bahari, pencinta sejarah, hingga wisata keluarga.
Waterboom Pria Laot menyediakan sejumlah kolam renang dengan kedalaman yang bervariasi. Tersedia kolam khusus anak-anak dengan wahana permainan air seperti seluncuran dan pancuran berbentuk karakter yang menarik perhatian. Sementara itu, kolam dengan kedalaman lebih dalam diperuntukkan bagi remaja dan orang dewasa.
Pada akhir pekan dan musim libur sekolah, lokasi ini dipadati pengunjung. Suasana riuh anak-anak yang bermain air berpadu dengan canda tawa keluarga menjadi pemandangan yang umum terlihat. Banyak orang tua memilih duduk di area tepi kolam sambil mengawasi anak-anak mereka bermain.
Ketua Pokdarwis Bateshok Sabang, Wandi, menyebutkan bahwa mayoritas pengunjung merupakan warga lokal. Meski demikian, tidak sedikit wisatawan domestik yang singgah saat berkunjung ke Sabang.
“Anak-anak sangat menyukai wahana permainan air yang tersedia di sini. Selain rekreasi, tempat ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarwarga,” kata Wandi.
Ia menambahkan, peningkatan jumlah pengunjung biasanya terjadi saat libur panjang dan momen tertentu seperti perayaan hari besar. Pada periode tersebut, pengelola biasanya melakukan penyesuaian layanan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung tetap terjaga.
Selain sebagai tempat rekreasi, Waterboom Pria Laot juga dimanfaatkan sebagai sarana olahraga. Sejumlah anak dan remaja rutin menggunakan fasilitas kolam untuk belajar berenang. Beberapa komunitas bahkan memanfaatkan lokasi ini sebagai tempat latihan dasar renang.
Aktivitas olahraga ini dinilai positif karena tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga meningkatkan keterampilan berenang anak-anak sejak dini. Mengingat Sabang merupakan wilayah kepulauan yang dikelilingi laut, kemampuan berenang menjadi salah satu keterampilan penting bagi generasi muda.
Dari sisi fasilitas, waterboom ini dilengkapi area duduk bagi pengunjung yang ingin beristirahat, kamar bilas, ruang ganti, serta kafe sederhana yang menyediakan makanan dan minuman ringan. Fasilitas tersebut dirancang untuk menunjang kenyamanan keluarga selama berada di lokasi.
Jam operasional Waterboom Pria Laot setiap hari dimulai pukul 09.30 hingga 18.00 WIB. Dengan rentang waktu tersebut, pengunjung memiliki keleluasaan untuk datang pada pagi maupun sore hari. Banyak keluarga memilih berkunjung pada sore hari untuk menghindari terik matahari sekaligus menikmati suasana yang lebih sejuk.
Ke depan, Dinas Pariwisata Kota Sabang berharap pengelolaan destinasi wisata air tawar seperti ini terus ditingkatkan, baik dari sisi kebersihan, keamanan, maupun inovasi wahana. Pengembangan wisata tidak hanya terfokus pada laut, tetapi juga potensi wisata darat dan air tawar yang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
Dengan konsep rekreasi yang ramah keluarga, harga tiket yang terjangkau, serta lokasi yang strategis, Waterboom Pria Laot kini menjadi salah satu pilihan utama warga Sabang untuk mengisi waktu libur. Kehadirannya membuktikan bahwa di kota yang identik dengan laut ini, wisata air tawar pun mampu menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat.(*)













