Banda Aceh – Telkom bersama IndigoSpace bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Aceh dan Kemenag Aceh melatih para guru terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran.
Pelatihan tersebut diselenggarakan lewat menyelenggarakan workshop pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran kepada guru-guru di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh, Senin (24/02). Di Co Learning Space Gedung B Dinas Pendidikan Aceh.
General Manager Telkom Aceh, Teuku Fauzan mengatakan, workshop ini dilaksanakan dalam rangka menyelaraskan misi mencerdaskan kehidupan bangsa dalam sektor pendidikan dan memanfaatkan perkembangan teknologi baru.
Kegiatan ini, kata Fauzan, dimaksudkan untuk memberi gambaran dan ruang lingkup kepada guru-guru tentang pemanfaatan berbagai tools AI yang telah banyak berkembang di internet seperti Chat GPT dan sebagainya agar dapat digunakan pada proses persiapan mengajar.
“Serta membantu para guru untuk mempersiapkan materi-materi yang lebih interaktif, berkarya seni, penuh multimedia serta diinginkan adanya ketertarikan dari siswa generasi Z yang lebih senang menerima konten-konten pelajaran interaktif,” ucap Teuku Fauzan.
Workshop ini menghadirkan pemateri dari Business & Community Lead IndigoSpace Aceh, Jurnalis JH, Tim Business Service Telkom Aceh, Raffi Ikhwan, dan Guru MAN Model Banda Aceh yang juga Inspiratif Edukator, M Putra Aprullah.
Fauzan menjelaskan, workshop ini menyajikan berbagai tools AI yang dapat dipakai oleh guru mulai dari persiapan pengajaran, pembuatan materi ajar hingga kreasi materi evaluasi yang memungkinkan guru dapat berkreasi dan bekerja lebih efisien tanpa mengurangi kualitas pengajaran yang diberikan.
Dalam workshop ini juga didiskusikan tentang batasan-batasan AI dalam dunia pendidikan, tantangan yang dihadapi oleh guru saat berhadapan dengan orisinalitas karya siswa serta bagaimana hak cipta suatu karya yang dibuat menggunakan AI.
Selain itu, tambah Fauzan, Tim Business Service Telkom Aceh juga memperkenalkan Antares Eazy Cam, sebuah solusi berbasis AI yang dapat digunakan dalam dunia pendidikan.
Antares Eazy Cam memungkinkan sekolah dan institusi pendidikan untuk memantau, merekam, serta menganalisis proses pembelajaran di kelas dengan teknologi kecerdasan buatan.
Dengan fitur face recognition, auto-tracking, dan AI-powered analytics, produk ini membantu meningkatkan efektivitas pembelajaran serta memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi pendidik mengenai interaksi siswa di dalam kelas.
“Sebagai tindak lanjut workshop ini, akan dibentuk komunitas pengajaran berbasis AI yang digunakan sebagai wadah bagi insan pendidikan untuk berbagi pengetahuan dan informasi tentang Kecerdasan Buatan di dunia pendidikan,” pungkas T Fauzan.













