Beranda Ekonomi Pelaku Usaha IRT Gampong Alue Deah Teungoh Ikuti Workshop Desain Product Branding

Pelaku Usaha IRT Gampong Alue Deah Teungoh Ikuti Workshop Desain Product Branding

Banda Aceh – Sebanyak 20 orang warga gampong (Desa) Alue Deah Teungoh Kecamatan Meuraxa mengikuti Workshop Desain Product Branding untuk Industri Rumah Tangga (IRT) yang diselenggarakan atas kerja sama antara Mata Garuda Aceh, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Banda Aceh dan Flower Aceh pada Kamis (28/01/2021) di Aula Kantor Keuchik Desa Alue Deah Teungoh.

Kepala Divisi Eksternal Mata Garuda Aceh, Riza Aulia, S.E.I., M.Sc mengatakan selama pandemi pihaknya menyadari akan kendala ekonomi yang dialami masyarakat, oleh karena itu Mata Garuda Aceh bersama Flower Aceh dan didukung oleh Disnaker Kota Banda Aceh berinisiasi untuk membuat workshop ini dengan tujuan memberikan keterampilan bagi pelaku usaha rumahan dalam mendesain logo, kemasan dan poster digital yang menarik sehingga dapat menarik pembeli.

“Kami tidak bisa bergerak sendiri, dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak merupakan sebuah kehormatan bagi kami,“ kata Riza, Senin (01/02/2021) saat dikonfirmasi melalui telepon.

Kata Riza, Gampong Alue Deah Teungoh merupakan salah satu desa binaan Flower Aceh yang terdapat beberapa industri rumah tangga baik makanan basah dan kering serta beberapa usaha non kuliner.

“Oleh karena itu, Alue Deah Teungoh menjadi desa pertama yang menjadi target pelaksanaan workshop ini. Mengingat kondisi pandemi, panitia penyelenggara membatasi jumlah peserta menjadi 20 orang yang terdiri dari ibu rumah tangga dan remaja,“ kata Riza.

Saat membuka kegiatan workshop tersebut, dalam sambutannya Kepala Bidang Industri Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Banda Aceh, Ismail, SE mengatakan sebagai dinas pembina industri di Kota Banda Aceh sangat mendukung kegiatan tersebut.

“Diharapkan kedepannya dengan adanya kegiatan ini bisa menghasilkan produk-produk industri rumah tangga dengan desain yang berkualitas dan memiliki nilai jual,“ kata Ismail.

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan, setiap peserta diwajibkan menggunakan masker, diperiksa suhu tubuh sebelum memasuki ruangan, mencuci tangan/menggunakan hand sanitizer serta menjaga jarak selama workshop berlangsung.(R)