EkonomiHeadline

Gen Z Kian Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas Digital Lewat BYOND

×

Gen Z Kian Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas Digital Lewat BYOND

Share this article
Aplikasi BYOND by BSI di ponsel sebagai layanan digital yang memudahkan akses investasi emas secara praktis dan real-time.Foto: (Humas BSI)

BANDA ACEH — Minat generasi muda terhadap investasi terus menunjukkan tren positif. Salah satu instrumen yang kini semakin diminati adalah emas, yang dikenal stabil dan relatif aman untuk jangka menengah hingga panjang. Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Syariah Indonesia (BSI) menghadirkan berbagai solusi kepemilikan emas, mulai dari cicil emas, gadai emas, hingga Tabungan E-mas berbasis digital.

Dalam setahun terakhir, tren cicil emas di BSI mengalami pertumbuhan signifikan hingga 123,18 persen secara tahunan (year on year). Menariknya, mayoritas pengguna layanan ini didominasi oleh generasi Z dan milenial yang mencapai sekitar 61,5 persen dari total nasabah cicil emas.

Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan kesadaran generasi muda akan pentingnya investasi sejak dini.

“Emas merupakan instrumen investasi yang stabil dan relatif aman dalam jangka panjang. Melalui program ini, kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi anak muda agar dapat mulai membangun portofolio investasi sejak dini,” ujarnya.

BSI menawarkan program cicil emas logam mulia mulai dari 5 gram dengan tenor fleksibel, yakni satu hingga lima tahun. Skema cicilan ringan dengan jangka waktu panjang ini dinilai cocok bagi Gen Z yang ingin berinvestasi namun terkendala keterbatasan modal awal.

Kemudahan akses juga menjadi nilai tambah layanan ini. Melalui aplikasi digital BYOND by BSI, nasabah dapat mengajukan cicil emas secara real-time dengan harga emas yang berlaku saat transaksi. Proses yang cepat, praktis, dan transparan memberikan pengalaman investasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Selain itu, BSI juga menghadirkan layanan gadai emas sebagai solusi keuangan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan dana darurat, dengan nilai taksiran tinggi dan biaya yang relatif terjangkau.

Menjelang musim haji, layanan cicil emas juga dapat dimanfaatkan sebagai strategi persiapan pelunasan biaya haji. Nasabah dapat mulai menabung dalam bentuk emas sejak dini, atau memanfaatkan fasilitas gadai emas saat membutuhkan dana pelunasan.

“Kami berharap dapat menjadi mitra strategis bagi generasi muda dalam mencapai kemandirian finansial, sekaligus mendorong pertumbuhan inklusi keuangan syariah di Indonesia,” tutup Anton.(*)