BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh, Jalaluddin, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta membangun budaya kerja kolaboratif dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Pesan tersebut disampaikan Jalaluddin saat memimpin apel gabungan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Menurutnya, tantangan pembangunan yang semakin kompleks menuntut setiap aparatur pemerintah untuk tidak hanya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi dan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
Dalam amanatnya, Jalaluddin menegaskan bahwa berbagai prestasi yang berhasil diraih Pemerintah Kota Banda Aceh dalam beberapa tahun terakhir merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah. Karena itu, capaian tersebut harus dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja birokrasi.
“Prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga. Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah hanya dapat dipertahankan melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, serta integritas yang tidak pernah ditawar,” ujar Jalaluddin.
Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan Pemerintah Kota Banda Aceh mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-18 kalinya secara berturut-turut. Prestasi tersebut menjadi indikator kuat bahwa tata kelola keuangan daerah terus berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip pemerintahan yang baik.
Tidak hanya itu, kebanggaan juga datang dari sektor kesehatan. RSUD Meuraxa kembali mengukir prestasi di tingkat nasional melalui penguatan layanan rumah sakit berbasis syariah, sebuah pencapaian yang mempertegas posisi Banda Aceh sebagai daerah yang mampu memadukan kualitas pelayanan publik dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi identitas daerah.
“Keberhasilan ini harus menjadi energi positif bagi seluruh ASN untuk terus bekerja lebih baik. Apa yang telah dicapai hari ini merupakan hasil kerja bersama yang harus dipertahankan dan ditingkatkan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Jalaluddin juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh tengah mempersiapkan revitalisasi Taman Bustanussalatin sebagai salah satu ikon ruang publik kota. Revitalisasi itu bertujuan menghadirkan kawasan yang lebih hijau, nyaman, aman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, Taman Bustanussalatin tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga diharapkan menjadi pusat aktivitas sosial, budaya, pendidikan, dan keagamaan yang memperkuat interaksi masyarakat serta mendukung wajah Banda Aceh sebagai kota yang religius dan berdaya saing.
“Bustanussalatin akan kita hadirkan sebagai ruang publik yang hidup, tempat masyarakat berkumpul, beraktivitas, belajar, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan,” ujarnya.
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Sekda juga mengajak seluruh ASN untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Dakwah Umum yang akan digelar di Taman Bustanussalatin. Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi sarana memperkuat nilai spiritual, meningkatkan ukhuwah, dan mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat.
Apel gabungan tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juni 2026 Formasi Tahun 2024. Kepada para PNS yang baru menerima SK, Jalaluddin berpesan agar senantiasa menjaga marwah ASN, menjunjung tinggi etika birokrasi, serta menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai panggilan pengabdian.
“Menjadi ASN bukan sekadar memperoleh status kepegawaian, tetapi juga memikul tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat, menjaga kepercayaan publik, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, Jalaluddin mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta bekerja dengan penuh dedikasi demi mewujudkan Banda Aceh yang semakin maju, religius, inovatif, dan membanggakan.
“Jika integritas, kolaborasi, dan semangat melayani terus kita jaga bersama, saya yakin Banda Aceh akan semakin kuat sebagai kota yang maju, bermartabat, dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakatnya,” pungkasnya.(*)













