HeadlinePemerintah

Korban Bencana Banjir di Aceh Meluas: 1,4 Juta Jiwa Terdampak, 173 Meninggal, 204 Hilang

×

Korban Bencana Banjir di Aceh Meluas: 1,4 Juta Jiwa Terdampak, 173 Meninggal, 204 Hilang

Share this article
Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan perkembangan terkini bencana banjir aceh dalam rapat Evaluasi di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, di Kantor Gubernur Aceh, Senin (1/12/2025). Foto: (Suara Aceh).

Banda Aceh – Skala bencana hidrometeorologi yang melanda berbagai wilayah di Aceh terus meluas. Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, dalam keterangan resminya menyebutkan bahwa data terdampak meningkat tajam dalam 24 jam terakhir.

Hingga Senin malam (1/12/2025), tercatat 8.000 kota/desa terdampak, dengan rincian 226 kota dan 3.310 desa. Jumlah korban terdampak mencapai 1.418.832 jiwa atau 214.382 kepala keluarga.

“Tadi pagi masih 1.000 desa, sekarang sudah 3.310 desa. Situasi berkembang sangat cepat dan terus kami perbarui, ” ungkap M. Nasir.

Jumlah korban jiwa juga mengalami peningkatan signifikan.

Luka ringan: 1.435 orang

Luka berat: 403 orang

Meninggal dunia: 173 orang (tadi siang 150)

Hilang: 204 orang

Nasir mengatakan bahwa kondisi medan yang berat dan akses yang terputus membuat proses pencarian dan evakuasi berlangsung sangat sulit.

Jumlah titik pengungsian melonjak drastis dalam beberapa jam terakhir.

Titik pengungsian: 828 lokasi (sebelumnya 400 lebih)

Jumlah KK mengungsi: 97.305 KK

Jumlah jiwa mengungsi: 443.001 jiwa

“Ada peningkatan dua kali lipat dari laporan siang tadi. Banyak warga baru bisa dievakuasi setelah akses terbuka, terutama dari daerah terisolir,” jelasnya.

Kerusakan fisik akibat terjangan banjir dan longsor juga tercatat meningkat tajam:

Fasilitas umum:

Perkantoran: 138 unit

Tempat ibadah: 51 unit

Sekolah: 201 unit

Pesantren: 4 unit

Akses transportasi:

Kerusakan jalan: 302 titik (awal hanya 32)

Jembatan rusak/putus: 152 unit

Nasir menjelaskan, banyak ruas jalan yang hanyut, amblas, atau terkelupas aspalnya akibat tekanan air yang sangat kuat.

Pemukiman dan sektor ekonomi:

Rumah rusak: 77.049 unit

Ternak mati: 182 ekor

Sawah rusak: 139.444 hektare

Kebun rusak: 12.012 hektare

“Banyak sawah tertimbun material longsor sehingga harus diolah dari awal. Dampak ekonomi akan sangat besar,” kata Nasir.

Data Pos Komando mencatat:

Logistik masuk: 16.713 unit

Logistik tersalurkan: 9.507 unit

Sisa stok: 7.285 unit

Bantuan tambahan dijadwalkan datang dari BNPB, kementerian, lembaga nasional, serta masyarakat Aceh yang terus mengirimkan dukungan.

Nasir menegaskan bahwa pendataan akan terus dilakukan hingga 11 Desember 2025 karena dipastikan masih ada jalan, jembatan, dan fasilitas umum yang belum teridentifikasi akibat lokasi yang sulit dijangkau.(*)