Banda Aceh – Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh menyebutkan bahwa ekonomi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) bakal maju apabila pariwisata di Banda Aceh meningkat.
Anggota DPRK Banda Aceh, Musriadi menjelaskan, bahwa pemerintah juga perlu memberikan perhatian kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produknya.
“Kalau tidak terjadi peningkatan pariwisata, tentu juga akan terjadi faktor menentukan hidupnya home indsutrian,” ujar Musriadi, Rabu (18/10/2023).
Musriadi menuturkan, bahwa peningkatan pariwisata akan sejalan dengan hidupnya usaha kecil atau UMKM. Selain itu, perputaran uang serta transaksi juga bakal meningkat.
“Inilah yang harus dipikirkan, kalau aktivitas itu hidup, haqqul yakin perekonmian masyakarat Banda Aceh akan berputar,” ucapnya.
Ia menyampaikan, bahwa siklus keuangan yang lebih banyak adanya di Banda Aceh sebagai ibukota Provinsi Aceh. Sehingga potensi peningkatan PAD juga lebih besar.
“Hampir 60 persen perputaran uang itu ada di Kota Banda Aceh,” ucap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.
Ia menambahkan, pelaku usaha juga harus melakukan inovasi dan strategi yang bagus, guna produk UMKM itu menjadi ikon Kota Banda Aceh.
“Pelaku usaha itu harus mencuri start, sehingga produknya bisa menjadi sebuah ikon masyarakat,” tutupnya. (***)













