BeritaHeadline

Progres Jembatan Perintis Garuda Capai 82 Persen, Safrizal Apresiasi Kerja Keras TNI

×

Progres Jembatan Perintis Garuda Capai 82 Persen, Safrizal Apresiasi Kerja Keras TNI

Share this article
Personel TNI Kodim 0106/Aceh Tengah bersama warga memasang papan lantai Jembatan Perintis Garuda Tahap III di atas Sungai Jamboaye, Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Sabtu (25/7/2026).Foto: (Kodim 0106/Aceh Tengah).

Takengon – Personel TNI dari Kodim 0106/Aceh Tengah terus mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Kampung Reje Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Pembangunan jembatan gantung tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Dr. Safrizal ZA.

Hingga Sabtu (25/7/2026), personel TNI masih berjibaku di lapangan menyelesaikan pembangunan jembatan yang membentang di atas Sungai Jamboaye. Di bawah terik matahari, para prajurit tetap bekerja tanpa mengenal lelah demi mempercepat penyelesaian akses transportasi yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Jembatan gantung tersebut memiliki panjang 110 meter dan lebar 1,2 meter dengan kapasitas beban maksimal satu ton. Pembangunannya dimulai sejak 6 April 2026 dan kini telah mencapai progres 82,54 persen.

Saat ini, pekerjaan memasuki tahap pemasangan papan lantai serta pengencangan tiang hanger. Pembangunan jembatan melibatkan tiga personel Koramil 05/Linge, 12 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 854/Dharma Kersaka (Yon TP 854/DK), satu personel asistensi Zeni Kodam Iskandar Muda, serta tiga warga setempat.

Personel TNI terus mempercepat pembangunan Jembatan Perintis Garuda III di Kampung Reje Payung, Linge. Safrizal mengapresiasi kolaborasi lintas sektor demi mempercepat pemulihan pascabencana Aceh.Foto: (Kodim 0106/Aceh Tengah).

Jembatan Perintis Garuda Tahap III akan menjadi jalur penghubung antara Kampung Reje Payung dan Kampung Jamat di Kecamatan Linge, sehingga diharapkan dapat memulihkan konektivitas masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana.

Secara terpisah, Kepala Posko Wilayah PRR Aceh, Dr. Safrizal ZA, menyampaikan apresiasi kepada TNI yang terus berkontribusi dalam percepatan penanggulangan pascabencana di Aceh.

“TNI, Polri, kementerian/lembaga, elemen sipil, donatur swasta, semuanya telah, sedang, dan terus bekerja sama memberikan sumbangsih tenaga dan pikiran untuk percepatan pemulihan di Aceh. Saya memberikan apresiasi kepada semuanya, termasuk teman-teman yang sedang membangun Jembatan Perintis Garuda di Linge,” ujar Safrizal.

Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri itu juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat setempat yang sejak masa tanggap darurat hingga proses rehabilitasi terus bergotong royong bersama pemerintah dalam mendukung percepatan pemulihan.

Pembangunan jembatan sepanjang 110 meter yang telah mencapai progres 82,54 persen ini diharapkan segera memulihkan akses transportasi dan aktivitas masyarakat pascabencana. Foto: (Dok. Kodim 0106/Aceh Tengah)

Menurut Safrizal, melihat progres pembangunan yang telah mencapai lebih dari 82 persen, jembatan tersebut diperkirakan tidak lama lagi akan selesai dan segera dapat difungsikan.

Keberadaan jembatan ini nantinya akan memudahkan mobilitas warga sekaligus mendukung kegiatan pendidikan. Siswa SDN 10 Linge yang selama ini harus dibagi dalam dua kelompok belajar, yakni di sekolah induk dan di tenda darurat di seberang sungai, diharapkan segera dapat kembali belajar bersama di satu lokasi.

“Mari kita berdoa kepada Allah supaya mempermudah segala urusan. Terima kasih kepada para personel TNI yang sedang bekerja keras mempercepat selesainya jembatan tersebut,” tutup Safrizal.(*)