BANDA ACEH – Suasana haru dan penuh penghormatan mewarnai prosesi serah terima jabatan Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Aceh di Markas Komando Ditpolairud Polda Aceh, Lampulo, Banda Aceh, Senin (1/6/2026).
Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka, S.H., M.H., secara resmi menyerahkan jabatan Dirpolairud Polda Aceh kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., seiring berakhirnya masa tugas dan pengabdian beliau di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Prosesi tersebut bukan sekadar serah terima jabatan, tetapi juga menjadi momentum penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian seorang perwira tinggi Polri yang telah mendedikasikan dirinya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah perairan Aceh.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., Irwasda Polda Aceh, para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, personel Ditpolairud Polda Aceh, serta Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Ira Marzuki bersama jajaran pengurus Bhayangkari Daerah Aceh.
Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Aceh.
Menurut Kapolda, sosok Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka dikenal sebagai pemimpin yang mampu membangun kekompakan, menjaga soliditas organisasi, serta menjadi teladan bagi seluruh personel.
“Terima kasih atas seluruh pengabdian dan kebaikan yang telah diberikan selama bertugas di Aceh. Beliau adalah sosok pemimpin yang sangat baik dan menjadi panutan bagi anggota. Kekompakan yang saat ini terbangun di lingkungan Ditpolairud merupakan salah satu warisan berharga yang beliau tinggalkan,” ujar Kapolda Aceh.
Kapolda juga mendoakan agar Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani masa purna bhakti.
Selama memimpin Ditpolairud Polda Aceh, Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka dikenal aktif memperkuat pengamanan wilayah perairan Aceh, meningkatkan profesionalisme personel, serta membangun sinergi dengan berbagai instansi dalam menjaga keamanan laut dan kawasan pesisir.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi lepas sambut dan tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan tertinggi institusi kepada perwira yang memasuki masa pensiun.
Diiringi penghormatan jajaran personel, Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka melangkah melewati barisan pedang pora dalam suasana penuh haru. Tradisi tersebut menjadi simbol berakhirnya perjalanan dinas yang telah dijalani dengan penuh integritas, dedikasi, dan tanggung jawab.
Momen itu sekaligus menandai dimulainya babak baru kehidupan Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka setelah bertahun-tahun mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui institusi Polri.
Bagi keluarga besar Polda Aceh, sosok Brigjen Pol. (Purn) Wahyu Prihatmaka akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang sederhana, humanis, dan mampu menjaga soliditas organisasi. Warisan nilai pengabdian dan kepemimpinannya diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.(*)













