BANDA ACEH — Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana, menunjukkan kepemimpinan tegas dan humanis saat mengawal aksi demonstrasi mahasiswa terkait kebijakan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di Kantor Gubernur Aceh, Senin (4/5/2026).
Sejak awal aksi, aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kapolresta memastikan jalannya unjuk rasa berlangsung tertib dan damai. Ratusan personel dikerahkan untuk memberikan pengamanan sekaligus pelayanan kepada massa aksi agar dapat menyampaikan aspirasi secara aman.
Pendekatan yang diterapkan Andi Kirana terlihat mengedepankan langkah persuasif dan dialogis. Ia bersama jajaran aktif membangun komunikasi dengan koordinator aksi, sehingga situasi tetap kondusif selama berlangsungnya demonstrasi.
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memfasilitasi pertemuan antara mahasiswa dan perwakilan Pemerintah Aceh. Sekretaris Daerah Aceh dihadirkan langsung ke lokasi aksi untuk berdialog dengan massa, guna menjembatani tuntutan yang disampaikan.
Di tengah jalannya aksi, sempat terjadi dinamika yang berpotensi memicu ketegangan, diduga akibat adanya provokasi dari oknum tertentu. Namun, situasi tersebut dapat segera dikendalikan oleh aparat tanpa menimbulkan eskalasi berarti.
Kapolresta Banda Aceh terlihat terus berada di lokasi, memantau langsung setiap perkembangan dan memberikan arahan kepada personel di lapangan. Kehadirannya dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan selama aksi berlangsung.
“Pengamanan dilakukan secara profesional, proporsional, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis,” ujar Andi Kirana.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi Kota Banda Aceh tetap aman dan kondusif, serta menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan pengawalan yang intensif dan pendekatan yang komunikatif, aksi mahasiswa tersebut akhirnya dapat berlangsung aman, tertib, dan demokratis tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.(*)













