BANDA ACEH — Universitas Syiah Kuala (USK) resmi membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Konsorsium BKS-PTN-Barat (SMMPTN-Barat) tahun 2026. Jalur ini menjadi kesempatan terakhir bagi calon mahasiswa untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) pada tahun ini.
Pembukaan jalur mandiri tersebut ditandai dengan soft launching oleh BKS PTN Barat yang dilakukan secara daring, Senin (4/5/2026).
Rektor USK, Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., menyampaikan bahwa jalur mandiri merupakan peluang strategis bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di PTN atau program studi favoritnya.
“Ini adalah jalur seleksi terakhir tahun ini. Kami mengajak calon mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik mungkin. Pendaftaran dibuka mulai 4 Mei hingga 11 Juni 2026,” ujar Mirza.
Pada tahun ini, USK menyediakan kuota jalur mandiri sebesar 35 persen dari total penerimaan mahasiswa baru. Terdapat 81 program studi yang dibuka, terdiri dari 29 program studi bidang Sosial Humaniora (Soshum) dan 52 program studi bidang Sains dan Teknologi (Saintek).
Salah satu yang menarik, tahun ini USK juga membuka Program Studi Hubungan Internasional (HI) di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang untuk pertama kalinya menerima mahasiswa baru.
Sementara itu, Ketua SMM PTN-Barat 2026, Prof. Dr. Ibrahim, S.Fil., M.Si., menjelaskan bahwa jalur mandiri ini menawarkan berbagai keunggulan, termasuk peluang yang lebih luas bagi peserta.
“Melalui jalur ini, peserta dapat memilih program studi di 27 PTN yang tergabung dalam BKS PTN Barat. Total kuota yang tersedia mencapai 20.305 mahasiswa dengan 1.013 program studi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, sistem seleksi pada jalur mandiri ini telah menggunakan teknologi mutakhir melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang terstandarisasi, serta memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk memilih lintas bidang, baik Saintek maupun Soshum.
Pelaksanaan seleksi ini mencakup wilayah luas, mulai dari Sumatera, Jawa bagian barat hingga Kalimantan, sehingga memberikan akses yang lebih merata bagi calon mahasiswa di berbagai daerah.
Dengan dibukanya jalur mandiri ini, USK berharap dapat menjaring calon mahasiswa terbaik yang siap berkontribusi dalam dunia akademik dan pembangunan bangsa.(*)













