Banda Aceh — Menyikapi banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang di sejumlah titik di Kota Banda Aceh, Ketua Fraksi Partai Gerindra yang juga Anggota Komisi III DPRK Banda Aceh, Ramza Harli, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar meningkatkan kualitas pekerjaan perbaikan jalan.
Menurut Ramza, perbaikan jalan yang dilakukan selama ini dinilai belum maksimal, bahkan terkesan asal-asalan sehingga cepat kembali rusak. Ia menegaskan bahwa kualitas infrastruktur jalan harus menjadi prioritas utama, bukan sekadar proyek tambal sulam yang tidak bertahan lama.
“Perbaikan jalan harus benar-benar berkualitas, jangan hanya tambal sulam yang cepat rusak. Ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Ramza saat meninjau langsung sejumlah ruas jalan di Kecamatan Jaya Baru dan Kutaraja, Selasa (7/4/2026).
Ia mengungkapkan, banyak ruas jalan yang baru saja diperbaiki, namun dalam waktu singkat sudah kembali berlubang. Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat sekaligus menunjukkan lemahnya pengawasan dan kualitas pengerjaan di lapangan.
“Jangan setiap tahun perbaiki jalan terus, seperti proyek abu nawas, asal-asalan. Harus ada standar kualitas yang jelas dan pengawasan ketat,” tegasnya.
Ramza juga meminta Dinas PUPR untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kontraktor pelaksana, termasuk memastikan penggunaan material yang sesuai standar serta metode pengerjaan yang tepat agar hasilnya lebih tahan lama.
Selain itu, ia mendorong adanya perencanaan yang matang dan berkelanjutan dalam pembangunan infrastruktur jalan di Banda Aceh, sehingga anggaran yang digunakan dapat lebih efektif dan efisien.
“Kita ingin jalan di Banda Aceh ini benar-benar layak, aman, dan nyaman dilalui masyarakat. Jangan sampai anggaran habis setiap tahun, tapi hasilnya tidak maksimal,” tambahnya.
Ia berharap ke depan, pemerintah kota melalui Dinas PUPR dapat lebih serius dalam menangani persoalan infrastruktur jalan, sehingga keluhan masyarakat dapat diminimalisir dan kualitas pelayanan publik semakin meningkat.(*)













