BANDA ACEH – PT Astra Daihatsu Motor kembali menghadirkan program DAIFIT (Daihatsu Idul Fitri) 2026 yang digelar serentak di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Program ini menjadi salah satu upaya Daihatsu dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan sekaligus menghadirkan berbagai program apresiasi bagi konsumen.
Hal tersebut disampaikan Kepala Cabang Astra Daihatsu Banda Aceh, Vertus Hutagaol, dalam kegiatan Media Gathering DAIFIT 2026 yang dirangkai dengan buka puasa bersama insan pers di Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).
Vertus mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi program Daihatsu, tetapi juga sebagai momentum mempererat silaturahmi antara perusahaan dan kalangan jurnalis selama bulan Ramadan.
Program DAIFIT berlangsung mulai 1 Februari hingga 30 April 2026. Melalui program ini, konsumen yang membeli kendaraan Daihatsu selama periode tersebut berkesempatan mengikuti undian hadiah perjalanan umroh bagi sembilan orang pemenang.
Program tersebut telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan sejak pertama kali digelar pada 2023. Hingga tahun 2025, program DAIFIT telah memberangkatkan 27 pelanggan Daihatsu ke Tanah Suci.
“Melalui program ini kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memiliki kendaraan Daihatsu sekaligus memberikan kesempatan mendapatkan hadiah perjalanan umroh,” ujar Vertus.
Penjualan Otomotif Nasional Turun
Pada kesempatan itu, Vertus juga memaparkan kondisi industri otomotif nasional yang mengalami penurunan sepanjang tahun 2025. Menurutnya, persaingan yang semakin ketat antar merek serta hadirnya berbagai model kendaraan baru menjadi salah satu faktor penyebab penurunan tersebut.
Ia menyebutkan, secara nasional penjualan otomotif pada 2025 turun sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total penjualan kendaraan dari seluruh merek di Indonesia turun dari sekitar 923 ribu unit pada 2024 menjadi sekitar 766 ribu unit pada 2025, dengan rata-rata penjualan sekitar 63 ribu unit per bulan.
“Penurunan ini terjadi karena kompetisi di industri otomotif semakin ketat. Banyak brand baru dan konsep kendaraan terbaru yang masuk ke pasar, termasuk kendaraan listrik,” jelasnya.
Meski pasar otomotif nasional mengalami penurunan, Daihatsu masih mampu mempertahankan posisi nomor dua secara nasional selama 16 tahun berturut-turut dengan pangsa pasar sekitar 16,8 persen.
Sepanjang 2025, Daihatsu mencatat total penjualan sekitar 129.331 unit secara nasional. Angka tersebut memang turun sekitar 24 persen dibandingkan tahun 2024 yang rata-rata penjualannya mencapai sekitar 14 ribu unit per bulan, sementara pada 2025 berada di kisaran 10 ribu unit per bulan.
“Walaupun mengalami penurunan, Alhamdulillah Daihatsu masih mampu mempertahankan posisi nomor dua secara nasional,” katanya.
Vertus menjelaskan, secara nasional kontribusi penjualan terbesar Daihatsu masih berasal dari segmen kendaraan niaga ringan, khususnya pickup, dengan kontribusi sekitar 30 persen dari total penjualan.
Sementara posisi kedua ditempati Daihatsu Sigra dengan kontribusi sekitar 27 persen. Beberapa model lain seperti Daihatsu Terios, Daihatsu Ayla, dan Daihatsu Xenia juga turut memberikan kontribusi terhadap penjualan Daihatsu.
Kontribusi penjualan pickup sendiri meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 27 persen, sedangkan Sigra juga naik dari 24 persen menjadi 27 persen terhadap total penjualan Daihatsu.
Penjualan Wilayah Sumbagut
Di wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau, model Sigra masih menjadi kontributor terbesar dengan pangsa sekitar 28 persen.
Namun angka tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 33 persen. Sebaliknya, penjualan pickup justru mengalami peningkatan signifikan dari 16 persen menjadi sekitar 25 persen.
Sementara di wilayah Aceh, segmen kendaraan pickup saat ini menjadi salah satu produk dengan penjualan paling dominan. Selain itu, model Ayla juga menunjukkan peningkatan penjualan dari sekitar 13 persen menjadi 17 persen.
Vertus berharap berbagai program promosi yang dihadirkan Daihatsu, termasuk DAIFIT 2026, dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan Daihatsu sekaligus membantu perusahaan mempertahankan posisinya di pasar otomotif nasional.
“Mudah-mudahan di tahun 2026 Daihatsu tetap bisa mempertahankan posisi nomor dua secara nasional,” pungkasnya.(*)













