Banda Aceh — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda) mengingatkan masyarakat Aceh untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca hidrometeorologi, menyusul prakiraan hujan yang terjadi secara cukup merata dengan intensitas ringan hingga sedang.
Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda, Maisarah menyampaikan bahwa hujan diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah di Aceh hingga tiga hari kedepan, terutama Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.
“Secara umum hujan terjadi cukup merata dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi ini dipengaruhi oleh aktivitas awan konvektif yang cukup signifikan di wilayah Aceh,” ujar Maisarah, Rabu, (24/12/2025).
Ia menjelaskan, pertumbuhan awan kumuliform, khususnya awan kumulonimbus yang tampak menjulang tinggi, menjadi salah satu indikator potensi hujan yang dapat disertai angin kencang dan meningkatkan risiko banjir serta bencana hidrometeorologi lainnya.
BMKG mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika melihat awan gelap dengan pertumbuhan vertikal yang tinggi. “Jika memungkinkan, masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar rumah saat kondisi cuaca mulai memburuk,” katanya.
Selain kewaspadaan terhadap cuaca, Mesira juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan, khususnya di musim hujan yang rawan menimbulkan gangguan kesehatan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi dan peringatan dini cuaca melalui kanal resmi BMKG guna memperoleh pembaruan prakiraan cuaca yang akurat dan terkini.
“Informasi resmi BMKG sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan, baik untuk aktivitas harian maupun langkah antisipasi bencana,” pungkasnya.(*)













