Ragam

Polda Aceh Gelar Operasi Katarak dan Khitanan Massal Gratis Sambut Hari Bhayangkara ke-79

×

Polda Aceh Gelar Operasi Katarak dan Khitanan Massal Gratis Sambut Hari Bhayangkara ke-79

Share this article
Polda Aceh melalui Biddokkes dan RS Bhayangkara menggelar bakti kesehatan berupa operasi katarak dan khitanan massal gratis, Selasa (24/6/2025). Foto: Humas Polda Aceh.

Banda Aceh – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polda Aceh melalui Biddokkes dan RS Bhayangkara menggelar bakti kesehatan berupa operasi katarak dan khitanan massal gratis, Selasa (24/6/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Polri tahun ini.

Khitanan massal berlangsung di Aula Cut Meutia Gedung Biddokkes Polda Aceh, diikuti oleh 80 anak dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Sementara itu, tujuh warga dewasa menjalani operasi katarak di ruang operasi RS Bhayangkara. Seluruh layanan diberikan secara cuma-cuma, termasuk obat-obatan dan perawatan lanjutan.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko yang meninjau langsung kegiatan tersebut bersama Wakapolda Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo menyatakan, bakti kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Selain pelayanan kesehatan, kami juga menggelar bakti sosial, pembagian sembako, dan berbagai program pengabdian lainnya. Ini adalah komitmen Polri untuk hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar jenderal bintang dua lulusan Akabri 1991 itu.

Kabid Dokkes Polda Aceh Kombes Pol. Sariman menambahkan, kegiatan ini menunjukkan wujud nyata kehadiran Polri yang humanis dan responsif.

“Bakti kesehatan ini bukan sekadar layanan medis, tetapi bentuk nyata empati dan pelayanan terbaik dari Polri,” ujarnya.

Masyarakat menyambut antusias kegiatan ini. Salah seorang warga Aceh Besar, Samsul, menyampaikan rasa terima kasih atas program tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Terima kasih Polda Aceh atas kepeduliannya,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan di bidang kesehatan, sosial, dan kemanusiaan.(*)