HeadlineRagam

Dua Bocah Indrapuri Hilang Tenggelam Ditemukan Meninggal

×

Dua Bocah Indrapuri Hilang Tenggelam Ditemukan Meninggal

Share this article
Dua bocah asal Gampong Sihom Lhok Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, yaitu Harsya (4 tahun) dan Rayan (3,5 tahun) dinyatakan hilang di aliran Sungai Desa setempat Selasa (18/3/2025) sore ditemukan meninggal dunia. Foto: Dok Basarnas Banda Aceh

Kota Jantho – Dua bocah asal Gampong Sihom Lhok Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar, yaitu Harsya (4 tahun) dan Rayan (3,5 tahun) dinyatakan hilang di aliran Sungai Desa setempat Selasa (18/3/2025) sore ditemukan meninggal dunia.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain membenarkan kejadian tersebut, dua orang yang hilang tersebut awalnya sedang beramain dan jalan-jalan sore, akan tetapi hingga pukul 20.00 Wib korban belum kembali pulang ke rumah.

“Kemudian keluarga korban dan masyarakat berusaha mencari, ditemukan sepeda dan sendal korban di pinggir sungai, diduga kedua korban tersebut tenggelam di sungai”, ujarnya.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh kata Ibu Haris setelah menerima Informasi dari anggota Polsek Indrapuri langsung mengerahkan 1 tim rescue bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Pada pukul 20.15 Wib korban Harsya ditemukan disekitar lokasi kejadian dalam keadaan Meninggal Dunia, dan korban langsung di bawa kerumah duka.

Upaya pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, yaitu melakukan penyisiran di sekitar Lokasi kejadian dengan menggunakan Rubber Boat, penyelaman di lokasi yang di curigai keberadaan korban, dan melakukan penyisiran darat atau di tepi sungai.

Upaya pencarian tak terhenti walau sudah memasuki dini hari, Rabu (19/3/2025) pada pukul 00.40 Wib Tim SAR gabungan menemukan korban kedua, yaitu Rayan disekitar lokasi kejadian dalam keadaan Meninggal Dunia, kemudian korban langsung di bawa kerumah duka.

Dalam Proses pencarian Basarnas Banda Aceh turut dibantu oleh BPBD Aceh Besar, Koramil dan Polsek Indrapuri, serta masyarakat setempat. Dengan ditemukan korban, operasi SAR Gabungan ditutup. (*)