HeadlineNasional

Ustadz Takdir Feriza Hasan kembali diundang ke Turki

×

Ustadz Takdir Feriza Hasan kembali diundang ke Turki

Share this article
Qari Internasional asal Aceh, Ustadz Takdir Feriza Hasan. Foto: Suara Aceh.

Banda Aceh – Qari Internasional asal Aceh, Ustadz Takdir Feriza Hasan kembali mendapatkan undangan dari Istana Kepresidenan Turki untuk menjadi imam dan Tilawah Al Quran di masjid kepresidenan, di Ankara.

Ustadz Takdir mengatakan, kabar dirinya kembali diundang oleh Kepresidenan Turki sudah disampaikan sebelum Ramadhan, dan tiketnya sudah diterima pada 3 Maret 2025.

“Dan untuk surat resminya dari Istana Negara baru tadi dikirim ke WA saya,” kata Ustadz Takdir Feriza Hasan saat dikonfirmasi, Jumat malam (7/3/2025).

Takdir menuturkan, agenda di Turki nantinya berlangsung selama dua hari yaitu pada 14-15 Maret. Diantaranya menjadi imam shalat pada tanggal 14 Maret dan 15 Maret membacakan tilawah Al Quran.

Untuk keberangkatan, Insya Allah tiketnya pada tanggal 13 Maret menuju Jakarta dan pukul 00.30 WIB ke Qatar degan pesawat Qatar Airways, selanjutnya baru ke Ankara.

Dirinya menyampaikan, kesempatan ini merupakan undangan ke tujuhnya dari Istana Kepresidenan Turki sejak menjadi juara pertama pada MTQ Internasional 2015 lalu.

Sesudah meraih juara di Turki, pada 2016 Ustadz Takdir menerima undangan pertama ke 12 provinsi di Turki, lalu 2017 ke 30 provinsi di Turki.

Kemudian, tahun 2018 kembali diundang pada Isra Miraj di Istana Kepresidenan Turki, 2019 kembali diundang ke delapan kota di Turki. Lalu, 2020 mewabahnya virus corona atau Covid-19.

Selanjutnya, pada 2024 baru diundang kembali ke Hagia Sophia dan di Istana Kepresidenan saat malam Lailatul Qadar. “Jadi, ini undangan yang ke tujuh, atau keenam saya dari Turki setelah menjadi juara MTQ 2015,” tuturnya.

Ia sangat bersyukur kembali di undang ke Turki. Berharap semua ini mendapatkan perhatian dari Pemerintah Indonesia khususnya Aceh, sehingga ada generasi selanjutnya yang mendapatkan kesempatan seperti dirinya.

“Semoga ini ada perhatian pemerintah, agar ada anak Aceh yang kembali diundang ke Istana Presiden Erdogan. Semoga ada perhatian pemerintah Aceh,” imbuhnya.

Ustadz Takdir berpesan, kepada generasi qurani Aceh untuk terus belajar membaca Al Quran. Insya Allah akan mendapatkan keberkahan.

“Mari terus belajar karena keberkahan Al Quran itu Insya Allah nyata. Tidak mungkin saya ke Turki tanpa Al Quran. Berarti keberkahan Al Quran nyata dan alhamdulillah sudah saya rasakan,” pungkas Ustadz Takdir Feriza. (*)