HeadlinePemerintah

Disdukcapil Banda Aceh Gerak Cepat, Serahkan Dokumen Kependudukan untuk Korban Kebakaran

×

Disdukcapil Banda Aceh Gerak Cepat, Serahkan Dokumen Kependudukan untuk Korban Kebakaran

Share this article
Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko, menyerahkan dokumen administrasi kependudukan kepada keluarga korban kebakaran di Gampong Illie, Kecamatan Ulee Kareng, Jumat (17/4/2026). Foto: (Humas Pemko Banda Aceh).

Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menunjukkan respons cepat terhadap warga terdampak musibah kebakaran di Gampong Illie, Kecamatan Ulee Kareng, Jumat (17/4/2026).

Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko, turun langsung menyerahkan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) kepada keluarga Rasyidi yang rumahnya hangus terbakar, sehingga seluruh dokumen penting ikut musnah.

Dalam kunjungan tersebut, Heru didampingi sejumlah staf Disdukcapil menyerahkan berbagai dokumen yang telah dicetak ulang, meliputi Kartu Keluarga (KK), KTP elektronik (KTP-el) milik Rasyidi dan istrinya, serta Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) atas nama anak mereka, Vania Larissa.

Heru menegaskan, langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan setiap warga tetap memiliki dokumen kependudukan, terutama dalam kondisi darurat.

“Ketika warga tertimpa musibah, di situlah negara harus hadir. Kami berupaya memberikan kemudahan dengan mencetak kembali dokumen tanpa harus warga datang ke kantor,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, keberadaan dokumen adminduk sangat vital bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan publik, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga keperluan administrasi lainnya.

Layanan jemput bola ini, kata Heru, menjadi wujud kepedulian pemerintah dalam meringankan beban warga yang sedang menghadapi situasi sulit, sekaligus memastikan hak-hak administratif mereka tetap terpenuhi.

Sementara itu, Rasyidi bersama istrinya menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Mereka mengaku sangat terbantu dengan diterbitkannya kembali dokumen-dokumen penting tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Dokumen ini sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi dalam kondisi seperti sekarang,” ungkap Rasyidi.

Diketahui, sehari sebelumnya keluarga Rasyidi juga telah menerima bantuan masa panik dari Pemerintah Kota Banda Aceh yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kota, Jalaluddin. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan awal bagi korban kebakaran untuk memenuhi kebutuhan mendesak pascakejadian.

Pemerintah Kota Banda Aceh terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat, guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan dan kebutuhan dasar warga terpenuhi.(*)