DaerahHeadline

Anwar Efendi dan Dinamika Konfercab XIV HMI Meulaboh

×

Anwar Efendi dan Dinamika Konfercab XIV HMI Meulaboh

Share this article

Aceh Barat – Udara pagi di Gedung Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Meulaboh terasa sejuk saat para kader berkumpul pada 20 Februari 2025. Di tengah hiruk-pikuk suasana, perbincangan hangat mengalir dari para peserta Konferensi Cabang (Konfercab) XIV yang sempat tertunda beberapa minggu lalu. Forum dilanjutkan dengan kehadiran presidium sidang I dan III, membawa harapan baru bagi masa depan organisasi.

Di antara hiruk-pikuk itu, nama Anwar Efendi mencuat kuat. Mantan Presiden Mahasiswa Universitas Teuku Umar dan eks Ketua Komisariat Teknik UTU ini menjadi perbincangan hangat sejak jauh hari sebelum Konfercab digelar. Di gedung sekretariat yang penuh dinamika, Anwar akhirnya terpilih sebagai Formatur atau Ketua Umum HMI Cabang Meulaboh.

Dinamika Pemilihan yang Penuh Warna
Konfercab XIV ini diikuti oleh tiga calon ketua: Marza Khadarus Madi dari Komisariat STAIN TDM, Anwar Efendi dari Komisariat Teknik UTU, dan Mukhtaruddin dari Komisariat Teknik UTU. Namun, perjalanan menuju puncak kepemimpinan tak semulus yang dibayangkan.

Salah satu calon, Marza Khadarus Madi, gugur akibat permasalahan inkonstitusional di tubuh Komisariat STAIN TDM. Sementara Mukhtaruddin mengundurkan diri usai rapat internal Komisariat Teknik. Alhasil, nama Anwar melesat ke puncak.

“Terima kasih banyak untuk seluruh koalisi komisariat yang telah membersamai perjuangan ini sampai akhir. InsyaAllah ini adalah kemenangan bersama, kemenangan HMI Cabang Meulaboh,” ujar Anwar dalam konferensi pers, Jumat (21/02/2025).

Arah Baru HMI Meulaboh
Sebagai Ketua Umum terpilih, Anwar berkomitmen menjalankan amanah dengan maksimal. Ia ingin membawa HMI Cabang Meulaboh untuk terus berkolaborasi dengan mahasiswa, lembaga, dan pemuda, serta hadir di tengah masyarakat yang termarjinalkan.

“Kita akan menyongsong arah baru, merevitalisasi solidaritas dan soliditas antar kader. Di HMI, kita berteman melebihi keluarga. Saya berharap dukungan dari para kader, alumni, dan semua elemen masyarakat untuk kesuksesan kepengurusan periode kali ini,” tegasnya.

Guncangan di Tubuh HMI
Namun, tidak semua berjalan mulus. Dalam forum Konfercab XIV, tiga kader HMI, dipecat karena dianggap melanggar AD/ART HMI dan mencederai nama baik organisasi.

Muhammad Nasir, presidium sidang III yang memimpin sidang, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil demi menjaga marwah dan kehormatan HMI Cabang Meulaboh.

Langkah Awal Menuju Perubahan
Suasana gedung sekretariat perlahan hening setelah pemilihan usai. Anwar Efendi berdiri dengan mata yang penuh tekad. Langkahnya mantap, siap membawa HMI Cabang Meulaboh ke arah yang lebih baik. Di bawah kepemimpinannya, organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan bagi mahasiswa dan masyarakat yang membutuhkan.

Anwar kini memikul tanggung jawab besar. Bersama para kader, ia bersiap menyongsong era baru dengan semangat solidaritas dan persatuan. Perjuangan belum berakhir, namun langkah pertama telah dimulai. (*)