Aceh Barat – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat, Azwardi, AP, M.Si, memulai partisipasinya dalam Pilkada 2024 dengan menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 003 Gampong Drien Rampak. Setelah memberikan suara, Azwardi mengungkapkan harapannya agar Pilkada 2024 di Aceh Barat berjalan lancar, aman, dan damai, hingga tahap penghitungan suara.
“Sebagai warga negara, menggunakan hak pilih adalah bentuk tanggung jawab kita. Saya berharap Pilkada hari ini mencerminkan kedewasaan demokrasi masyarakat Aceh Barat,” ujar Azwardi. Ia menegaskan bahwa proses Pilkada bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga tentang menegakkan demokrasi yang sehat dan aman.
Setelah mencoblos, Azwardi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Barat melakukan peninjauan ke beberapa TPS di wilayah setempat, seperti di Lembaga Kemasyarakatan, TPS Budha Sutci/Peunaga Rayeuk, dan TPS Ujong Kalak. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Pilkada di seluruh daerah Aceh Barat.
Azwardi didampingi oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Danrem 012/Teuku Umar Kolonel Inf Herdian, utusan Polda Aceh, Dandim 0105 Aceh Barat Letkol Inf Hendra Mirza, Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana, serta Kajari Aceh Barat Siswanto. Peninjauan mereka memastikan proses pemungutan suara berlangsung aman, terkendali, dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
Selama pemantauan, Azwardi mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam memberikan hak pilih. “Antusiasme masyarakat Aceh Barat patut diapresiasi. Kami berharap partisipasi ini menjadi cerminan kematangan demokrasi di daerah kita,” ujarnya.
Azwardi juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat untuk menciptakan suasana yang kondusif selama Pilkada berlangsung. “Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana kondusif, sehingga Pilkada ini benar-benar mencerminkan aspirasi rakyat,” tambahnya.
Di sisi lain, Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana mengungkapkan bahwa secara umum, pengamanan selama Pilkada berlangsung berjalan dengan lancar tanpa kendala besar. Namun, di daerah Sikundo yang memiliki keterbatasan jaringan komunikasi, pihak keamanan menggunakan perangkat komunikasi handy talky (HT) untuk memantau situasi dengan lebih efektif.
“Meski ada beberapa daerah dengan keterbatasan jaringan, namun hal itu tidak menghalangi kelancaran Pilkada. Semua pihak bekerja sama untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” ujar Andi Kirana.
Seiring berjalannya proses pemungutan suara, tim pengamanan dan penyelenggara Pilkada terus memantau situasi untuk memastikan kelancaran hingga tahap penghitungan suara selesai. Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, Pilkada di Aceh Barat diharapkan dapat berlangsung sukses, mencerminkan nilai-nilai demokrasi, dan menghasilkan pemimpin yang dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat.
“Penting bagi kita untuk menjaga integritas dan keamanan bersama, agar hasil Pilkada ini mencerminkan kehendak rakyat dan membawa Aceh Barat ke arah yang lebih baik,” tutup Azwardi.












