Beranda Headline Basarnas Banda Aceh Evakuasi WN Filipina di Perairan Selat Benggala

Basarnas Banda Aceh Evakuasi WN Filipina di Perairan Selat Benggala

Acosta Ronald Masaoay pria usia 55 tahun warga Negara Filipina crew Kapal MT Falkanger yang mengalami kejang/keram perut dalam pelayaran dari Brazil menuju Singapura dievakuasi oleh Tim Basarnas Banda Aceh pada Kamis pagi (17/1/2024).(Foto/Basarnas Banda Aceh).

Banda Aceh : Acosta Ronald Masaoay pria usia 55 tahun warga Negara Filipina crew Kapal MT Falkanger yang mengalami kejang/keram perut dalam pelayaran dari Brazil menuju Singapura berhasil dievakuasi oleh Tim Basarnas Banda Aceh di Perairan Selat Benggala, pada Kamis pagi (17/1/2024).

Kepala BASARNAS Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain mengatakan, pihaknya mengetahui kejadian tersebut awalnya capt kapal melaporkan kejadian kepada agen Kapal Perwakilan Aceh a.n Monike (PT. Aceh Malaka Maritim) dan diteruskan ke Basarnas Banda Aceh.

“Pukul 07.00 WIB, Tim Rescue Kansar Aceh bersama Crew KN SAR Kresna 232 serta Potensi SAR berangkat menggunakan Kapal KN SAR Kresna menuju lokasi titik Intercept (titik jemput) Medevac,”kayanya Kamis (17/1/2024).

Menurut Ibnu Harris, Pukul 08.15 WIB, Tim SAR gabungan tiba di titik Medevac dan langsung melakukan proseses Medevac. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dengan keadaan selamat. “Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Wilayah Kerja Ulee Lheue, korban mengalami Sakit Perut (Keram/Kejang Perut),”katanya.

Selanjutnya korban dievakuasi menuju Pelabuhan Ulee Lheue. Pukul 09.25 WIB, KN SAR Kresna bersama seluruh tim SAR gabungan tiba di Pelabuhan Ulee Lheue dengan Selamat. “Selanjutnya korban langsung dievakuasi menggunakan Ambulan KKP Kelas II Banda Aceh ke RSUD Zainoel Abidin guna mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut,”demikian Ibnu Harris.(*)