Beranda Daerah Insinyur USK Turun ke Lapangan Banjir Aceh Selatan, Hasilkan Sejumlah Rekomendasi

Insinyur USK Turun ke Lapangan Banjir Aceh Selatan, Hasilkan Sejumlah Rekomendasi

Sejumlah insinyur dari Universitas Syiah Kuala (USK) yang tergabung dalam Tim Teknis USK dan PII Aceh, melakukan site survey pada lokasi banjir Trumon, Aceh Selatan, Minggu, (24/12/2023). Foto: Humas/USK.

Banda Aceh – Para insinyur dari Universitas Syiah Kuala (USK) yang tergabung dalam Tim Teknis USK dan PII Aceh, melakukan site survey pada lokasi banjir Trumon, Aceh Selatan, Minggu (24/12/2023).

Kegiatan ini merupakan reaksi cepat dari Rektor USK yang juga merupakan Ketua PII Aceh, Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU., APEC.Eng dari hasil pertemuan dengan Pj. Bupati Aceh Selatan, Cut Syazalisma, S.STP pada tanggal 20 Desember 2023 lalu di Banda Aceh.

Pada kegiatan site survey ini, bertujuan  untuk mendapatkan data primer dari kondisi terkini lokasi bencana pasca banjir bandang di Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan.

“Pengambilan data dilakukan dengan melakukan inventarisasi kondisi lokasi area pasca banjir, pengambilan data sampel tanah, data spasial pada area yang merupakan tangkapan banjir serta histori dan data sekunder dari tokoh-tokoh masyarakat yang berdampak diantaranya camat, keuchik dan tokoh masyarakat setempat,” ujar koordinator tim, Ir. Purwandy Hasibuan, ST., M.Eng., IPM.

Hasil awal dari site survey, tim memberikan penjelasan awal kepada tokoh masyarakat beberapa hal penting yang perlu dilakukan dalam penanganan awal dari banjir trumon diantaranya, segera melakukan normalisasi sungai dan alur eksisting serta yang baru terbentuk dari banjir bandang.

Kemudian, membentuk partisipatif masyarakat yang terorganisir dalam membangun sistem peringatan dini terhadap potensi bencana dan juga mendorong partisipasi aktif masyarakat pasca masa darurat, edukasi masyarakat agar turut serta menjaga sungai serta alur sungai yang ada agar tidak terjadi pendangkalan dan kerusakan akibat aktivitas perekonomian masyarakat.

“Tim akan segera memberikan rekomendasi teknis lebih rinci serta langkah langkah penanganan banjir yang optimal setelah analisis dari data yang didapat selesai dilakukan,” ungkapnya.

Tim yang turut serta pada site survey ini adalah Prof. Dr. Ir. Ella Meilianda, ST., MT sebagai Ahli Manajemen Bencana Sumber Air, Dr. Ir. Dahlan, S.Hut., M.Si., IPU sebagai Ahli Spatial dan Kehutanan, Ir. Amir Fauzi, ST., M.Sc. sebagai ahli Teknik Keairan, Dedy Alfian, ST., M.Sc sebagai ahli Hidrospatial Modelling beserta beberapa orang surveyor.

Tim juga turut didampingi oleh plt Asisten 2 Pemkab Aceh Selatan, Willi Cahyadi Darwin, S.Sos dan Kadis DLH Kabupaten Aceh Selatan, Kepala Bappeda Masrizal, SE, M.Si serta  Ir. Teuku Masrizar, S.Hut, M.Si yang juga merupakan putra asli asal Trumon Aceh Selatan.

Seperti yang diketahui, banjir bandang dan banjir genangan trumon yang terjadi pada tanggal 15 dan 21 November 2023 telah berdampak pada 1.574,98 ha di tiga kecamatan yaitu Trumon Tengah, Trumon Timur dan Trumon. Banjir ini telah berdampak pada 15.064 jiwa penduduk, 4.544 KK dengan jumlah pengungsi sebanyak 669 orang.

Data kerugian dari dampak banjir ini diperkirakan lebih dari 120 Miliar yang mencakup kerusakan perumahan, fasilitas publik, infrastruktur dasar permukiman dan perkebunan. (*)