Beranda Pemerintah COVID-19 Meningkat, Sekolah di Banda Aceh Kembali Dilakukan Secara Daring

COVID-19 Meningkat, Sekolah di Banda Aceh Kembali Dilakukan Secara Daring

288
0
BERBAGI

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Saminan Ismail mengatakan bahwa proses belajar mengajar untuk dunia pendidikan di Banda Aceh kembali dilaksanakan secara daring, hal itu seiring dengan peningkatan kasus COVID-19.

“Benar, dengan peningkatan kasus COVID-19 mak sekolah di Banda Aceh kembali kita laksanakan secara daring,” kata Saminan Ismail kepada wartawan, Rabu (26/5/2021).

Saminan menyampaikan, pelaksanaan sekolah kembali secara daring ini sudah disampaikan pihaknya ke seluruh kepala sekolah di Banda Aceh untuk kemudian diteruskan kepada orang tua masing-masing murid.

“Kita sudah sampaikan kepada kepala sekolah untuk disampaikan kepada siswa atau wali murid, bahwa wali kota minta dilakukan secara daring,” ujarnya.

Saminan berharap kepada orang tua murid untuk memahami kondisi pandemi COVID-19 hari ini, dan ia juga meminta penerapan protokol kesehatan benar-benar disiplinkan terhadap anaknya.

“Kita harus bersama-sama dan selalu menerapkan protokol kesehatan, dan kami sangat memerlukan dukungan dari para orang tua,” tutur Saminan.

Seperti diketahui, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menginstruksikan sekolah di ibu kota Provinsi Aceh kembali dilaksanakan secara daring, mengingat kasus COVID-19 terus meningkat dan kembali berada pada zona merah.

“Melihat kondisi penularan COVID-19 di Banda Aceh meningkat begitu pesat, kita minta pihak sekolah menghentikan sementara proses belajar tatap muka, dan kembali dilakukan secara daring,” kata Aminullah.

Pengembalian sistem pembelajaran secara daring ini perlu dilakukan untuk menekan angka COVID-19 yang penularannya terus meningkat sejak dua pekan terakhir.

Kemudian, Aminullah juga meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus mematikan tersebut, sehingga Banda Aceh tidak lagi berada pada zona merah seperti saat ini.

“Ini waktunya kita untuk semakin waspada, dikarenakan Banda Aceh kini kembali berstatus zona merah,” pungkas Aminullah. (R)

BERBAGI