Beranda Ragam Dyah Buka Bimtek Tanaman Organik dan Pangan Sehat Bagi Masyarakat Lembah Seulawah

Dyah Buka Bimtek Tanaman Organik dan Pangan Sehat Bagi Masyarakat Lembah Seulawah

60
0
BERBAGI

JANTHO – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati, membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Tanaman Organik dan Pangan Sehat bagi masyarakat petani tanaman organik pada tiga gampong di Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Jum’at (26/3/2021).

Kegiatan sosialisasi dan Bimtek yang berlangsung di Aula SMK PP Negeri Saree itu merupakan hasil kolaborasi TP PKK Aceh bersama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Aceh.

Dalam kesempatan itu, Dyah juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait pembentukan pilot project Gampong PKK antara TP PKK Aceh dengan Masyarakat Pertanian Organik Indonesia (Maporina) Aceh.

Dalam sambutanya, Dyah mengatakan, sosialisasi dan Bimtek itu dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman petani setempat terhadap pertanian organik dan pangan sehat, sebagai upaya mengurangi praktik penggunaan pupuk kimia dan beralih ke pupuk organik.

Dyah menuturkan, pertanian organik dan pangan sehat itu sejalan dengan program PKK, khususnya dalam pemanfaatan tanah pekarangan atau halaman rumah. Melalui Gerakan Halaman Teratur Indah dan Nyaman atau HATINYA PKK, untuk membantu penyediaan menu bergizi bagi keluarga.

“Nantinya ilmu yang didapatkan dapat diterapkan di lingkungan masing-masing, dan menjadi bekal awal untuk pertanian organik. Sebagai sumber untuk meningkatkan sumberdaya ekonomi, seiring dengan peningkatan konsumsi pangan sehat di masa depan yang diprediksi akan semakin bertambah,” kata Dyah.

Masyarakat modern saat ini, kata Dyah, cenderung lebih memilih penganan sehat yang bersumber dari tanaman organik demi menghindari zat-zat kimia yang dapat merusak tubuh. Akibatnya permintaan akan pangan organik kian hari semakin meningkat, namun justru sulit didapatkan.

“Bila tanaman organik ini dapat diterapkan dan dikembangkan pastinya akan menjadi sebuah terobosan yang luar biasa untuk memberdayakan perekonomian petani,” ujarnya.

Selain itu, melalui MoU pembentukan pilot project Gampong PKK dan Bimtek tanaman organik tersebut, Dyah mengharapkan, ke depannya akan melahirkan gampong-gampong yang akan menjadi sentra pertanian organik, sebagai sumber untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dengan memberdayakan warga gampong. Sehingga mampu menyuplai kebutuhan pangan sehat untuk didistribusikan dan dikonsumsi sehari-hari.

Untuk mewujudkannya, sebut Dyah, dibutuhkan peran dari berbagai pihak, instansi maupun mitra terkait untuk bersama-sama berkoordinasi dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membudayakan pemanfaatan tanah pekarangan, khususnya untuk tanaman organik.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK PP Negeri Saree Muhammad Amin, mengatakan sosialisasi ini merupakan sebagai bentuk kerjasama dalam menjalankan program pokok PKK dalam pengembangan gampong organik.

Setidaknya, sekitar 60 orang peserta dari 3 gampong di Kecamatan Lembah Seulawah yaitu Gampong Saree, Suka Mulya, dan Suka Damai telah mengikuti kegiatan sosialisasi dan bimtek tanaman organik. “Semoga kegiatan ini bisa memberikan pencerahan bagi petani sekitar, dan menumbuhkan minat warga terhadap pengembangan tanaman organik dan pangan sehat, serta teknis-teknis yang bisa mereka laksanakan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh, Achris Sarwani, Ketua Maporina Aceh, A Rakhman, dan jajaran pengurus TP PKK Aceh dan Aceh Besar.
Pertemuan itu menerapkan protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, agar terhindar dari penularan Covid-19.[R]

BERBAGI