Beranda Parlementaria DPRA dan Gubernur Aceh Akan Temui Jokowi Terkaik Kejelasan Pilkada Aceh

DPRA dan Gubernur Aceh Akan Temui Jokowi Terkaik Kejelasan Pilkada Aceh

41
0
BERBAGI

BANDA ACEH -Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Rabu 24 Maret 2021 pagi menggelar rapat koordinasi dengan Pemprov Aceh, dan Komisi Independen Pemilihan (KIP), serta pimpinan partai politik di Aceh.

Dari hasil rapat tersebut mereka sepakat untuk meminta waktu kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bisa bertemu guna membahas masalah keberlangsungan Pilkada Aceh pada tahun 2022 mendatang.

Rapat bersama itu dilaksanakan di Gedung DPRA, di jalan Tgk Daud Beureu’eh Banda Aceh, Rabu (24/3/2021).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin yang dihadiri komisioner KIP, perwakilan Pemprov Aceh,
pimpinan partai politik nasional dan lokal.

Salah seorang anggota dewan yaitu Abdurrahman Ahmad, menyampaikan pendapatnya, bahwa mereka (DPRA, KIP dan Pemprov) harus bertemu Jokowi guna membahas Pilkada Aceh yang menurut UU Aceh digelar pada 2022.

Ketua Fraksi Partai Gerindra ini mengatakan pertemuan yang digelar hari ini bisa saja dilakukan langsung atau virtual.

“Oleh karena itu ketua, hari ini diputuskan kapan untuk bertemu presiden, cari kapan kira-kira presiden ada waktu, nanti semua elemen masyarakat Aceh bisa berbicara secara terbuka. Bisa jadi, mungkin beberapa orang langsung ke Jakarta dan sebagian yang lainnya virtual saja,” kata Abdurrahman tegas.

Kenapa pertemuan itu perlu dilakukan.? Menurutnya supaya Presiden Jokowi dapat mendengar langsung aspirasi masyarakat Aceh.

Menurutnya kata Abdurrahman, dirinya khawatir kepercayaan masyarakat Aceh terhadap Pemerintah Pusat akan menurun atau berkurang bila Pilkada Aceh tidak  dilaksanakan pada 2022.

“Bisa saja bermacamlah nanti narasi yang disampaikan kepada pak presiden. Saya pikir hal seperti ini akan menyentuh hati Bapak Presiden Jokowi,” tutur Abdurrahman.

Pada bagian lain, Ketua DPRA, Dahlan Jamaluddin, kemudian menanyakan kepada  peserta rapat yang hadir, apakah mareka setuju.? Mereka semua menjawab setuju agar ada perwakilan yang bertemu dengan presiden Jokowi untuk membahas pelaksanaan Pilkada Aceh yang sudah diagendakan oleh KIP pada 2022 mendatang.

“Nah, kalau kita setuju baru kita bicarakan bagaimana mengenai teknis, waktu dan jadwalnya,” ujarnya.

Hasil kesepakatan akan disampaikan kepada Gubernur

“Namun kami akan memastikan pertemuan itu bisa terjadi antara semua stakeholder di Aceh dengan Presiden RI,” ungkap kader Partai Aceh ini.

Hasil kesepakatan dalam rapat tersebut, diharapkan juga supaya disampaikan kepada Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Selepas itu, berbagai pihak di Aceh nanti bakal meminta waktu bertemu Jokowi untuk menyampaikan rencana Pilkada Aceh nanti tahun 2022.

“Saya kira demikian sehingga kegelisahan kita bersama dan juga kegelisahan teman-teman penyelenggara dari KIP bisa terobati,” kata Dahlan.

“Termasuk hal-hal teknis, taktis, dan strategis tadi menyangkut dengan upaya memastikan anggaran Pilkada itu bisa segera dapat digunakan, karena memang anggarannya tersedia,” demikian tutup Dahlan. (Parlementaria)

BERBAGI