Beranda Parlementaria M Arifin : Status Plt Idealnya Jangan Terlalu Lama

M Arifin : Status Plt Idealnya Jangan Terlalu Lama

49
0
BERBAGI

Banda Aceh- Sekretaris Komisi I DPRK Banda Aceh, M Arifin menyarankan status jabatan Pelaksana Tugas (Plt) pada pejabat struktural dan SKPK Pemerintah kota Banda Aceh idealnya tidak boleh diduduki terlalu lama, karena ia hanya menjabat sementara. Apalagi di masa akhir kepemimpinan Aminullah-Zainal. Seharusnya jabatan tersebut harus bersifat definitif.

Arifin menilai, jabatan definitif pada struktural dan SKPK  sangat urgen dan harus segera diisi. Sebab hal tersebut dapat membantu tugas dan tupoksi kinerja Wali dan Wakil Wali kota pada unit kerja dinas dengan maksimal.

“Sebagai fungsi pengawasan, saya rasa jabatan Plt jangan terlalu lama, apalagi di masa akhir kepemimpinan Aminullah-Zainal. Status definitif  tersebut dapat membantu serta menggerakkan unit kerja pemerintahan kota Banda Aceh lebih maksimal,” kata Arifin, Kamis (4/2/2021).

Terkait jadwal penetapan pejabat definitif, Arifin menyampaikan, Setda kota Banda Aceh perlu dilakukan penyesuaian dengan menempuh langkah-langkah yang bijak supaya berhasil dengan maksimal, mengingat Setda merupakan orang ketiga yang memimpin kebijakan SKPK setelah Wakil dan Wali kota.

“Kita berharap Setda baru yang dilantik perlu juga bermusyawarah secepatnya untuk menjadwalkan penetapan pejabat definitif,” ujarnya.

Arifin menambahkan, menjelang masa akhir jabatan kepemimpinan Aminullah-Zainal, Pemko Banda Aceh harus mampu mewujudkan visi-misi Wali kota dan Wakil wali kota Banda Aceh itu. Melalui kinerja Dinas dan instansi terkait diharapkan kinerja-kinerja serta tugas-tugas pada dinas dapat terselesaikan dengan optimal demi tercapai-capainya keinginan Wali kota dan Wakil Wali kota.

“Setidaknya 80 % harus dipacu dan mampu dioptimalkan oleh dinas itu sendiri,” pungkasny. (Parlementaria)

BERBAGI