EkonomiHeadlineRagam

Kafe Kekinian Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru di Aceh Barat Daya

×

Kafe Kekinian Bisa Jadi Mesin Ekonomi Baru di Aceh Barat Daya

Share this article
Pengamat ekonomi Aceh, Dedi Putra, lulusan Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan dari Jurusan Ekonomi Manajemen

Aceh Barat Daya – Aceh Barat Daya bukan hanya dikenal sebagai daerah yang berada di jalur strategis pantai barat Aceh. Kabupaten ini juga mulai dipandang memiliki peluang besar untuk mengembangkan bisnis kuliner dan ruang nongkrong yang menyasar generasi muda sekaligus keluarga.

Konsep kafe modern dengan area parkir luas, desain estetik, menu yang terjangkau, serta fasilitas lengkap seperti arena bermain anak dan ruang PlayStation (PS) Game dinilai memiliki prospek cerah di daerah tersebut. Selain menjadi tempat berkumpul, model usaha seperti ini berpotensi menciptakan pusat aktivitas ekonomi baru.

Pengamat ekonomi Aceh, Dedi Putra, lulusan Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia Medan dari Jurusan Ekonomi Manajemen, menilai investasi di sektor kuliner dan hiburan keluarga dapat memberikan dampak berganda bagi perekonomian lokal.

“Keberadaan kafe dengan konsep yang mengikuti gaya hidup anak muda sekaligus ramah keluarga merupakan bentuk penguatan ekonomi daerah. Usaha seperti ini dapat menyerap tenaga kerja, menggerakkan UMKM, dan meningkatkan daya tarik investasi,” ujarnya.

Menurut Dedi, posisi Aceh Barat Daya sebagai kota transit di kawasan pantai barat Aceh menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki semua daerah. Ribuan pengguna jalan yang melintas setiap hari merupakan pasar potensial bagi pelaku usaha kuliner dan jasa.

Ia menilai daerah tersebut membutuhkan ikon wisata kuliner yang mampu menjadi alasan bagi wisatawan maupun pelintas untuk berhenti, beristirahat, dan membelanjakan uangnya di daerah setempat. Kehadiran kafe dengan konsep kekinian juga dapat memperkuat citra daerah sebagai destinasi yang terbuka terhadap inovasi bisnis.

Tidak hanya menyasar anak muda yang gemar mencari tempat nongkrong dengan akses internet dan suasana nyaman, konsep ini juga dapat menarik keluarga melalui penyediaan taman bermain anak, ruang terbuka, hingga fasilitas hiburan seperti PS Game. Kombinasi tersebut dinilai mampu memperluas segmen pasar dan meningkatkan lama kunjungan pelanggan.

Di tengah berkembangnya ekonomi kreatif, peluang investasi di sektor kuliner Aceh Barat Daya diperkirakan masih terbuka lebar. Dengan dukungan pemerintah daerah dan iklim usaha yang kondusif, pengembangan kafe berkonsep modern dapat menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat identitas Aceh Barat Daya sebagai pintu gerbang wisata kuliner di pantai barat Aceh. (*)