HeadlinePemerintah

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus Kafilah Berprestasi, Illiza Targetkan Rebut Kembali Juara Umum MTQ Aceh 2027

×

Pemko Banda Aceh Serahkan Bonus Kafilah Berprestasi, Illiza Targetkan Rebut Kembali Juara Umum MTQ Aceh 2027

Share this article
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan bonus dan penghargaan kepada kafilah MTQ Kota Banda Aceh yang meraih prestasi pada MTQ Provinsi Aceh XXXVII Tahun 2026 di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Kamis (21/5/2026). Foto: (Diskominfotik Banda Aceh).

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh menyerahkan bonus dan penghargaan kepada para kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Banda Aceh yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang MTQ Provinsi Aceh. Penyerahan bonus berlangsung di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Kamis (21/5/2026), sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan dedikasi para peserta yang telah mengharumkan nama daerah.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas capaian para kafilah yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat provinsi.

Meski Banda Aceh belum berhasil meraih gelar juara umum dan harus puas di posisi kedua, Illiza menilai pencapaian tersebut tetap membanggakan karena mampu meloloskan 23 nomor cabang lomba ke babak final.

“Prestasi ini luar biasa dan patut diapresiasi. Bonus ini adalah bentuk terima kasih Pemerintah Kota Banda Aceh atas perjuangan, kerja keras, dan dedikasi para kafilah yang telah membawa nama baik daerah,” ujar Illiza.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan agar Banda Aceh dapat kembali merebut posisi puncak pada ajang MTQ Provinsi Aceh berikutnya yang akan digelar di Kabupaten Aceh Barat Daya pada 2027.

Illiza mengingatkan bahwa Kota Banda Aceh memiliki sejarah panjang sebagai daerah dengan tradisi kuat dalam pembinaan Al-Qur’an. Tercatat, Banda Aceh telah 10 kali meraih gelar Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Aceh, dengan capaian terakhir diraih pada tahun 2023 di Simeulue.

“Kota Banda Aceh harus mampu merebut kembali gelar juara umum. Ini membutuhkan persiapan yang lebih matang, pembinaan yang lebih serius, dan kerja sama semua pihak,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Illiza meminta Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh agar terus memperkuat sistem pembinaan generasi Qur’ani melalui optimalisasi Program Pengembangan Qur’ani (PPQ).

Selain itu, ia juga mendorong kembali penguatan Program Satu Rumah Satu Penghafal Al-Qur’an (SPPQ) yang sebelumnya pernah diluncurkan pada 2016 sebagai salah satu langkah strategis dalam mencetak kader-kader Qur’ani berkualitas.

Menurut Illiza, keberhasilan dalam ajang MTQ tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan dukungan berbagai elemen masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga pendidikan, dayah, pengurus masjid, hingga masyarakat luas untuk bersama-sama membangun budaya pembinaan Al-Qur’an secara berkelanjutan.

“Keberhasilan MTQ adalah tanggung jawab bersama. Mari kita dukung pembinaan Al-Qur’an agar Banda Aceh terus melahirkan generasi Qur’ani yang membanggakan,” ujarnya.

Kegiatan penyerahan bonus tersebut berlangsung penuh kehangatan dan menjadi momentum apresiasi bagi para kafilah yang telah berjuang membawa nama Kota Banda Aceh di ajang MTQ tingkat Provinsi Aceh.

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan serta mempertahankan tradisi prestasi Banda Aceh di bidang syiar dan pembinaan Al-Qur’an.(*)