EkonomiHeadline

Jelang Musim Haji, Nasabah Tabungan Haji BSI Melesat

×

Jelang Musim Haji, Nasabah Tabungan Haji BSI Melesat

Share this article
Petugas layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan penjelasan kepada nasabah terkait layanan tabungan haji dan fasilitas digital BSI, sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan jelang musim haji 2026. Foto: (Humas BSI).

JAKARTA — Menjelang musim haji 2026, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat lonjakan signifikan pada jumlah nasabah tabungan haji. Perseroan pun terus mengoptimalkan layanan bagi calon jemaah haji Indonesia, mulai dari tahap persiapan keberangkatan hingga kepulangan ke Tanah Air.

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI memperkuat layanan pelunasan biaya perjalanan haji melalui jaringan yang luas, termasuk 126 ribu BSI Agen serta seluruh kantor cabang di berbagai daerah. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BSI dalam memberikan kemudahan akses layanan keuangan bagi jemaah.

Tak hanya itu, BSI juga menghadirkan berbagai inovasi layanan, seperti Kartu Debit Visa Umrah yang dapat digunakan selama beribadah di Tanah Suci, serta layanan call center BSI Call 14040 yang siap membantu nasabah secara real-time.

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, menyampaikan bahwa persiapan ibadah haji tidak hanya memerlukan kesiapan fisik, tetapi juga perencanaan finansial yang matang.

“Kami terus mempersiapkan infrastruktur digital sebagai bagian penting dalam akselerasi pertumbuhan bisnis, terutama dalam meningkatkan jumlah nasabah tabungan haji. Kemudahan akses melalui BYOND by BSI diharapkan mampu mendorong peningkatan tersebut,” ujarnya.

BSI mencatat, sekitar 83 persen calon jemaah haji Indonesia tahun ini merupakan nasabah tabungan haji BSI. Hal ini menegaskan posisi BSI sebagai pemimpin pasar (market leader) dalam layanan tabungan haji reguler di Indonesia.

Tingginya minat masyarakat dalam mempersiapkan ibadah haji juga tercermin dari pertumbuhan tabungan haji yang mencapai 10,98 persen secara tahunan (year on year/YoY) per Februari 2026, dengan total nilai mencapai Rp15,47 triliun dan lebih dari 7 juta rekening.

Kinerja tersebut turut mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI yang tercatat sebesar Rp366 triliun atau meningkat 14,76 persen YoY. Capaian ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.

BSI juga terus berkolaborasi dengan pemerintah, termasuk Kementerian Haji, dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari sosialisasi pelunasan biaya perjalanan hingga pelaksanaan manasik haji.

Dengan berbagai inovasi dan penguatan layanan tersebut, BSI optimistis dapat terus menjadi one stop solution dalam ekosistem haji dan umrah di Indonesia, sekaligus memberikan nilai tambah bagi jemaah sebagai wujud komitmen “Melayani Sepenuh Hati.” (*)