HeadlinePariwara

Pulau Rubiah, Surga Bawah Laut dan Dolphin Trip di Sabang

×

Pulau Rubiah, Surga Bawah Laut dan Dolphin Trip di Sabang

Share this article

PARIWARA

Wisatawan melakukan diving untuk menikmati keindahan terumbu karang dan biota laut di perairan Pulau Rubiah, Sabang. Foto: (Dispar Sabang).

Sabang – Kejernihan air laut sebening kristal dan hamparan terumbu karang berwarna-warni menjadikan Pulau Rubiah sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di ujung barat Indonesia. Pulau kecil yang berada di kawasan Iboih ini terus menjadi primadona wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, berkat kekayaan biota bawah lautnya yang memukau.

Setiap akhir pekan dan musim liburan, ratusan wisatawan menyeberang dari Pantai Iboih menuju Pulau Rubiah menggunakan perahu motor. Perjalanan yang hanya memakan waktu sekitar 10–15 menit itu langsung terbayar saat pengunjung tiba di tepian pulau dengan pasir putih bersih dan air laut berwarna biru kehijauan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Sabang, Harry Susethia, mengatakan Pulau Rubiah terus dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari berbasis keindahan alam yang berkelanjutan.

“Pulau Rubiah memiliki pesona bawah laut yang luar biasa dengan terumbu karang yang masih alami. Wisatawan bisa menikmati keindahan tersebut hanya dengan snorkeling di perairan yang relatif dangkal dan jernih,” ujar Harry, Sabtu (17/01/2026).

Menurutnya, kondisi perairan yang tenang serta visibilitas bawah laut yang baik menjadi keunggulan tersendiri. Bahkan bagi pemula, aktivitas snorkeling dapat dilakukan dengan aman didampingi pemandu lokal yang telah berpengalaman.

Di bawah permukaan laut, wisatawan disuguhi pemandangan taman karang alami yang dihuni berbagai jenis ikan tropis seperti ikan badut, ikan kepe-kepe, hingga gerombolan ikan kecil berwarna cerah. Keanekaragaman hayati ini menjadikan Pulau Rubiah sebagai laboratorium alam yang menarik, tidak hanya untuk rekreasi, tetapi juga edukasi lingkungan.

Selain snorkeling, aktivitas diving juga menjadi pilihan favorit. Beberapa titik penyelaman di sekitar Pulau Rubiah dikenal memiliki kontur dasar laut yang unik dengan kedalaman bervariasi. Bagi penyelam bersertifikat, pengalaman menyelam di kawasan ini menawarkan sensasi berbeda karena arusnya relatif bersahabat dan pemandangan bawah lautnya masih terjaga.

Tak hanya mengandalkan wisata bawah laut, pengelola kawasan kini menghadirkan beragam aktivitas tambahan untuk memperkaya pengalaman wisatawan. Salah satu yang paling diminati adalah dolphin trip, yaitu perjalanan menggunakan perahu pada pagi hari untuk menyaksikan lumba-lumba di perairan Sabang.

Ketua Pokdarwis Iboih, Tarmizi, menjelaskan bahwa ragam aktivitas tersebut menjadi daya tarik baru bagi wisatawan.

“Sekarang pengunjung tidak hanya snorkeling dan diving, tapi juga bisa ikut dolphin trip serta mencoba kayak transparan dan paddle boat. Semua aktivitas itu tetap mengedepankan keselamatan dan kelestarian lingkungan,” kata Tarmizi.

Kayak transparan menjadi salah satu wahana yang banyak diminati, terutama oleh wisatawan keluarga dan pasangan muda. Dengan perahu berbahan bening, pengunjung dapat melihat langsung kondisi bawah laut tanpa harus menyelam. Sensasi ini memberikan pengalaman unik, seolah-olah meluncur di atas akuarium alami.

Sementara itu, paddle boat menawarkan pengalaman santai menikmati panorama laut dari permukaan. Aktivitas ini cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana tanpa harus berenang. Dengan latar perbukitan hijau dan laut biru yang tenang, setiap kayuhan terasa menyenangkan.

Keberadaan fasilitas tersebut memberikan pilihan wisata yang lebih variatif. Tidak hanya menyasar pecinta olahraga air, tetapi juga keluarga yang membawa anak-anak maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana santai.
Pengelola setempat juga menyediakan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung dan pendampingan pemandu untuk memastikan keamanan pengunjung.

Dari sisi ekonomi, geliat wisata di Pulau Rubiah turut memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Jasa penyewaan peralatan snorkeling, perahu penyeberangan, hingga warung makan menjadi sumber penghasilan utama warga. Kehadiran wisatawan mendorong tumbuhnya usaha mikro yang menopang perekonomian lokal.

Meski demikian, aspek kelestarian lingkungan tetap menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah bersama kelompok sadar wisata terus mengedukasi pengunjung agar tidak menginjak terumbu karang, membuang sampah sembarangan, atau merusak ekosistem laut. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa keindahan Pulau Rubiah tetap terjaga dalam jangka panjang.

Setibanya di Pulau Rubiah, wisatawan langsung disambut suasana tropis yang asri. Deretan pohon rindang memberikan keteduhan, sementara angin laut berhembus sejuk. Kombinasi panorama alam dan fasilitas wisata yang memadai menjadikan pulau ini tetap sebagai primadona wisata bahari Sabang.

Dengan segala pesonanya, Pulau Rubiah bukan sekadar destinasi rekreasi, tetapi juga simbol kekayaan alam Sabang yang harus dijaga bersama. Di ujung barat Indonesia, pulau kecil ini terus memikat hati wisatawan dengan pengalaman bawah laut yang memanjakan mata dan ragam aktivitas yang menyenangkan.(*)