HeadlineRagam

Lima Mahasiswa FK USK Wakili Aceh pada Program Exchange IFMSA

×

Lima Mahasiswa FK USK Wakili Aceh pada Program Exchange IFMSA

Share this article
Lima mahasiswa FK USK mengikuti program pertukaran pelajar internasional IFMSA. Foto: (Humas USK).

Banda Aceh — Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) secara resmi melepas lima mahasiswa terbaiknya untuk mengikuti program pertukaran pelajar internasional yang difasilitasi Center for Indonesian Medical Students’ Activities (CIMSA), organisasi mahasiswa kedokteran Indonesia yang berafiliasi dengan International Federation of Medical Students’ Association (IFMSA).

Prosesi pelepasan dilakukan secara simbolis oleh Dekan FK USK, Dr. dr. Safrizal Rahman, M.Kes., Sp.OT, didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan, Dr. Rina Suryani Oktari, S.Kep., M.Si., FRSPH, Pada Rabu (14/1/2026).

Melalui departemen Standing Committee on Professional Exchange (SCOPE), program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman klinis internasional melalui kegiatan kepaniteraan maupun observership di berbagai rumah sakit luar negeri, sekaligus mempelajari sistem pelayanan kesehatan di negara tujuan.

Kelima mahasiswa angkatan 2022 tersebut akan menjalani masa penempatan selama satu bulan penuh, terhitung sejak 1 hingga 31 Januari 2026, dengan lokasi dan bidang keilmuan yang beragam.
Adzra Athira akan menjalani program di Rumania pada Departemen Obstetri dan Ginekologi.

Dimas Wirangga Darsono dan Nisrina Alya Fasha Harahap akan mengikuti penempatan di Mesir pada Departemen General Surgery.
Sementara itu, Muhammad Ridwan Hafidz dijadwalkan berangkat ke Turkiye untuk Departemen General Surgery, dan Shinta Anjani Kasela akan menjalani program di Polandia pada Departemen Pediatric Surgery.

Dekan FK USK, Dr. dr. Safrizal Rahman, menyampaikan bahwa program pertukaran ini menjadi momentum strategis bagi mahasiswa untuk memperkenalkan institusi serta membangun jejaring internasional.
“Mahasiswa diharapkan mampu menjalin komunikasi yang intens, baik secara personal maupun institusional, yang dapat ditindaklanjuti guna mendukung reputasi global fakultas dan universitas,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa para peserta membawa nama negara dan perguruan tinggi, sehingga dituntut untuk menjaga sikap, tanggung jawab, serta kesehatan selama menjalani program di negara penempatan.

Senada dengan itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan, Dr. Rina Suryani Oktari, menambahkan bahwa CIMSA memiliki peran penting sebagai penghubung antara fakultas kedokteran di Indonesia dengan institusi mitra di luar negeri.
“Fakultas siap memfasilitasi kerja sama lanjutan apabila terdapat potensi kolaborasi akademik dengan profesor atau institusi di negara penempatan,” katanya.

Pelepasan ini menjadi simbol komitmen FK USK dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa menuju standar World Class University, sekaligus memperkuat jejaring internasional universitas. Penempatan di negara-negara Eropa dan Timur Tengah diharapkan mampu memberikan wawasan medis yang luas dan beragam bagi para peserta.(*)