Banda Aceh — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di hampir seluruh wilayah Provinsi Aceh dalam beberapa hari ke depan.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Anang Heriyanto, M.Si, menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan dinamika atmosfer, terdapat sirkulasi siklonik di wilayah sebelah barat Samudera Indonesia atau di sebelah barat Provinsi Aceh.
“Kondisi tersebut membentuk belokan angin di wilayah Aceh yang memicu terbentuknya kumpulan awan hujan. Awan-awan ini berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari sedang hingga lebat,” kata Anang, Kamis (8/1/2026).
Menurutnya, prakiraan cuaca tiga hari ke depan menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat hampir merata di seluruh wilayah Aceh, termasuk untuk hari ini. Sementara itu, wilayah barat selatan Aceh diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada tanggal 9 dan 10 Januari 2026.
Anang menambahkan, prakiraan cuaca tersebut akan terus diperbarui setiap hari sesuai dengan perkembangan kondisi atmosfer.
Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya di wilayah yang sebelumnya terdampak bencana banjir dan longsor, agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, hujan dengan intensitas sedang yang terjadi secara berlarut masih berpotensi memicu bencana susulan.
“Kondisi tanah saat ini sudah jenuh air, ditambah aliran sungai yang masih tinggi dan sebagian telah meluap. Potensi banjir masih bisa terjadi, terutama di wilayah-wilayah yang terdampak di sekitar 18 kabupaten di Aceh,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dan segera mengambil langkah antisipasi guna mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.(*)













