Aceh Besar – Warga Gampong Lamlumpu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, mengeluhkan pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala. Pasalnya, distribusi air bersih yang disalurkan ke rumah-rumah warga sering terhenti dalam beberapa bulan terakhir.
Irwan, warga Komplek Cempaka Putih, menyebut kondisi tersebut semakin mengganggu aktivitas sehari-hari. Menurutnya, air kerap tidak mengalir sejak dini hari hingga sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB.
“Sudah beberapa bulan saya alami air mati begini. Lebih parah lagi, sejak kemarin sore mati sampai hari ini belum juga hidup,” ungkap Irwan kepada wartawan, Sabtu (20/9/2025).
Akibat terhentinya suplai air, warga terpaksa mencari alternatif lain. Sejumlah penghuni komplek bahkan harus menimba air dari sumur milik tetangga untuk memenuhi kebutuhan harian.
“Kami juga sudah melapor ke layanan pengaduan WhatsApp PDAM Tirta Mountala di nomor 0813 2424 0303 sejak tadi malam, tapi sampai saat ini belum ada balasan,” tambahnya.
Warga berharap PDAM Tirta Mountala Aceh Besar segera merespons keluhan tersebut dan meningkatkan kualitas pelayanan. Mereka menekankan, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi setiap saat.
“Air bersih adalah sumber kehidupan. Kami berharap ke depan tidak ada lagi gangguan seperti ini,” tutup Irwan.(*)













