Aceh Barat – Kantor Urusan Agama (KUA) Woyla Timur menggelar upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 pada Senin, 20 Mei 2025. Dalam kegiatan yang diikuti seluruh pegawai, penyuluh agama Islam, dan tokoh masyarakat tersebut, semangat pelayanan publik dan nasionalisme menjadi sorotan utama.
Kepala KUA Woyla Timur, Zulfan, S.Sos, dalam amanatnya menekankan pentingnya memperkuat semangat kebangsaan di lingkungan kerja. “Momentum Harkitnas ini harus menjadi pelecut semangat bagi seluruh pegawai, karyawan, dan penyuluh agama Islam untuk meningkatkan pelayanan yang bersih, profesional, dan bersinergi dengan masyarakat,” kata Zulfan di hadapan peserta upacara.
Ia juga mengajak para tokoh masyarakat, pemuka agama, dan pemuda agar menjalankan peran aktif dalam pembinaan masyarakat, terutama dalam edukasi pernikahan. Menurutnya, pemahaman tentang pendidikan pranikah sangat penting guna menciptakan keluarga yang harmonis dan taat hukum.
“Pendidikan pranikah harus dimaknai bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai fondasi membangun rumah tangga yang sehat dan sadar hukum,” ujar Zulfan. Ia menambahkan bahwa pernikahan yang tercatat resmi dan tertib administrasi akan memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi pasangan dan anak-anak mereka.
KUA Woyla Timur juga berkomitmen untuk meningkatkan sinergi dengan tokoh-tokoh lokal dalam menyosialisasikan pentingnya pernikahan yang sah secara agama dan negara. Upacara peringatan Harkitnas ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan simbolis brosur edukasi pranikah kepada perwakilan masyarakat.
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap 20 Mei sebagai refleksi sejarah perjuangan bangsa menuju kemerdekaan. Di tengah tantangan zaman, nilai-nilai perjuangan tersebut kembali digaungkan sebagai fondasi membangun pelayanan publik yang berintegritas dan berpihak kepada rakyat. (*)













