Aceh Besar – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) meminta kepada semua pihak agar mengambil momentum hari jadi Kota Jantho ke-41 tahun untuk bersinergi dalam membangun Aceh Besar kedepannya dan kita juga harus menciptakan kehidupan yang harmonis dalam ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Aceh Besar.
“Harus kita akui, menurut pengakuan Pemerintah Pusat, Aceh Besar merupakan kabupaten yang tertinggal di Provinsi Aceh. Jadi, mari kita bersatu, supaya kita bisa mengubah ini bersama-sama, sehingga Aceh Besar bisa lepas dari ketertinggalan selama ini,” ajak Bupati Syech Muharram pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 Tahun 2025, di Ruang Paripurna DPRK Aceh Besar, Senin (04/05/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Syech Muharram juga menyampaikan, ucapan terima kasih kepada seluruh anggota DPRK Aceh Besar yang telah bersedia berkoalisi dengan pemerintah. Menurutnya, ini sebuah langkah maju, karena dalam menjalankan roda pemerintahan ini perlu perhatiaan bersama.
“Jadi, walaupun kita berkoalisi, apabila nanti ada hal-hal yang tidak sesuai dengan pandangan anggota DPRK kepada Pemerintah, tolong ditegur, tolong dikritik dan kami siap menerima,” kata Syech Muharram yang disambut dengan riuh tepuk tangan dari peserta rapat.
Ia menegaskan, terbentuknya konflik ini demi Kemajuan Aceh Besar, bukan konflik untuk kepentingan pribadi ataupun kepentingan lainnya.
“Hari ini, kita murni berkoalisi demi kepentingan rakyat. Harus kita ketahui bersama, 450 ribu jiwa rakyat Aceh Besar menanti, berharap dan menunggu perubahan ditangan kita semua, karena kita sama-sama diusung dan dipilih oleh rakyat,” tegas Syech Muharram.
Dihadapan semua peserta rapat Paripurna Hari jadi ke-41 Kota Jantho, Syech Muharram mengungkapkan, untuk diketahui bersama, Kabupaten Aceh Besar merupakan Kabupaten tertua di Provinsi Aceh yang lahir dan terbentuk pada tahun 1956. Kemudian, para pemimpin terdahulu menetapkan Kota Jantho menjadi Ibu Kota Aceh Besar pada tahun 1983 sebagai tempat pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Besar.
“Hari kita telah selasai memperingati hari jadi Kota Jantho yang ke-41. Maka untuk itu, saya juga mengajak seluruh anggota DPRK untuk memperingati hari lahir dan terbentuknya Kabupaten Aceh Besar yang ke-69 pada bulan November nanti, karena kita tidak boleh melupakan sejarah awal mula lahir Kabupaten yang kita cintai bersama ini,” sebut Syech Muharram.
Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mukcti, A.Md mengatakan, hari jadi ke-41 tahun Kota Jantho tahun 2025 harus mampu dimanfaatkan sebagai momentum untuk maju dan gemilang yang berarti keutuhan antara kekayaan budaya dan nilai-nilai leluhur dalam desain modern yang dinamis.
“Harapannya, ke depan kita dapat bersama-sama menciptakan keseimbangan antara mempertahankan warisan budaya dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, yang penting bagi kemajuan berkelanjutan di Kabupaten Aceh Besar,” pintanya.
“Oleh karena itu, peringatan hari jadi ini hendaknya dapat dijadikan momen terbaik untuk menyebarkan dan memperbaharui komitmen kita dalam memberikan kerja dan karya nyata bagi perkembangan serta kemajuan kota Jantho sebagai ibu kota Aceh Besar,” sambung Bupati Aceh Besar.
Dalam amatannya, Abdul Muchhi mengatakan, ada beberapa tantangan pembangunan yang dihadapi di Kota Jantho terkait dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, mewujudkan pembangunan dan pelayanan yang baik serta meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana prasarana pemeliharaan kebutuhan dasar masyarakat.
“HUT ke-41 adalah momentum strategi untuk meluncurkan faktor-faktor internal berupa kekuatan dan kelemahan yang dimiliki dan menoropong faktor eksternal yang berupa peluang dan ancaman yang akan muncul di masa depan,” imbuhnya.
Terakhir, ada dua hal yang sangat penting untuk membangun Kabupaten Aceh Besar lima tahun mendatang. Yang pertama adalah tentang tekad untuk terus bahu membahu dalam bekerja, bersinergi mengatasi tantangan kedepan. Yang kedua adalah saat inilah kita semua dituntut untuk lebih peduli, saling membantu dan memberikan yang terbaik. “Mari bersatu padu untuk membangkitkan dan memajukan Ibu Kota Kabupaten Aceh Besar yang tercinta ini,” pungkas Abdul Muchhi.(*)













