Subulussalam – Sistem pembelajaran dapat mempengaruhi proses pendidikan dan kualitas peserta didik. Dengan metode pembelajaran yang baik, maka akan dapat meningkatkan mutu dan kualitas lulusan sekolah menengah di Aceh.
Hal demikian disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, Antoni Berampu, S.Pd, M.Pd pada saat membuka kegiatan diseminasi pemanfaatan Sijempol Aceh bagi pendidik jenjang SMK se-Kota Subulussalam yang bertempat di SMK Negeri 1 Simpang Kiri, Kamis (19/10/2023).
“Platform Sijempol Aceh ini sangat bermanfaat bagi guru, terutama pada saat mencari bahan ajar yang sulit diajarkan, sehingga peserta didik akan mudah menyerap materi yang kita ajarkan,” tuturnya.
Penggunaan platform digital, menurut Antoni, selain memudahkan proses pembelajaran, juga bisa dipakai sebagai pendorong keaktifan peserta didik dengan pengawasan, baik oleh guru maupun orang tua.
“Penggunaan platform belajar digital telah lama diterapkan dan kian diminati oleh sekolah-sekolah karena terbukti efektif meningkatkan kualitas peserta didik, mengefektifkan kerja tenaga pendidik, serta membantu orang tua dalam melakukan pengawasan,” ungkapnya.
Antoni menyebutkan setiap sekolah perlu menggunakan platform digital Sijempol Aceh dalam pembelajaran guna meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam.
“Kami mengajak para guru SMK yang telah mengikuti pelatihan Sijempol Aceh pada hari ini untuk dapat kembali mengimbaskannya kepada rekan sejawat di sekolahnya masing-masing,sehingga semua guru tahu apa yang telaj diajarkan pada hari ini” pintanya.
Sementara Kepala UPTD Balai Tekkomdik Aceh melalui Kepala Seksi Layanan dan Publikasi, Marjuani, S.Pd menyebutkan kegiatan diseminasi pemanfaatan Sijempol Aceh ini bertempat di Aula SMK Negeri 1 Simpang Kiri.
“Sijempol Aceh merupakan akronim dari Sistem Jejaring Media Pembelajaran Online. Aplikasi ini sudah dirancang mulai tahun 2020 lalu oleh berbagai guru inti dari semua mata Pelajaran yang ada di seluruh Aceh,” ujarnya.
Pada hari ini, lanjutnya, pihaknya mengundang 30 peserta yang merupakan guru jenjang SMK se-Kota Subulussalam dengan narasumber dari UPTD Balai Tekkomdik Aceh dan Ujang Miftahurrahman, S.Pd yang merupakan guru dari SMA Negeri 1 Rundeng, Subulussalam.
“Kita berharap aplikasi Sijempol Aceh ini dapat bermanfaat dan berdayaguna pada saat pembelajaran berlangsung di sekolah, karena Sijempol ini dapat diakses dimana saja, kapan saja dan oleh siapa saja,” tutur Marjuani.
Sebelumnya, kegiatan diseminasi pemanfaatan aplikasi Sijempol Aceh juga dilaksanakan bagi pendidik jenjang SMK yang ada di Kabupaten Aceh Singkil. Kegiatan yang mengundang 30 guru terbaik se-Kabupaten Aceh Singkil itu dilaksanakan di SMK Negeri 1 Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil.[*]
Advertorial.













