Aceh Barat – Persatuan Bulutangkis (PB) PUPR Plus Aceh Barat menggelar audisi umum untuk menjaring atlet bulutangkis baru dari kalangan pra usia dini dan usia dini. Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari 25 hingga 27 Oktober 2024, bertempat di GOR Bhakti Negeri PUPR Aceh Barat.
Ketua PB PUPR Plus Aceh Barat, Kurdi, melalui Sekretaris Fadli Octara, menjelaskan bahwa audisi ini diikuti oleh 34 peserta yang terdiri dari anak-anak usia 6-7 tahun dan 8-10 tahun. Peserta tersebut telah melewati tahap pertama, yaitu seleksi administrasi. Fadli mengungkapkan, “Kami sangat senang melihat antusiasme anak-anak untuk bergabung dalam audisi ini. Ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap olahraga bulutangkis di Kabupaten Aceh Barat.”
Audisi umum PB PUPR Plus Aceh Barat menonjolkan beberapa inovasi dalam sistem seleksinya. Salah satunya adalah metode seleksi yang lebih spesifik dan kompetitif, meliputi penilaian fisik, keterampilan, dan mental yang dilakukan oleh pelatih profesional. “Kami ingin memastikan bahwa atlet yang terpilih benar-benar memiliki potensi dan kesiapan untuk berkompetisi,” tambah Fadli.
Selama periode pendaftaran yang dibuka hingga 20 Oktober 2024, ada lebih dari 40 peserta yang mendaftar. Namun, setelah seleksi administrasi, hanya 34 orang yang berhasil lolos untuk melanjutkan ke tahap berikutnya. Fadli menekankan pentingnya proses seleksi yang ketat ini. “Dari 34 calon atlet ini, kami akan melakukan seleksi lebih lanjut selama tiga hari ke depan, yang akan menentukan siapa yang akan menjadi bagian dari tim PB PUPR Plus Aceh Barat.”
Hasil dari audisi umum tahap kedua ini akan diumumkan pada hari Minggu, 27 Oktober 2024. Fadli menyebutkan bahwa sekitar 5-7 orang yang terpilih akan mendapatkan tiket beasiswa pembinaan dan resmi menjadi atlet binaan PB PUPR Plus Aceh Barat. “Kami berharap semua peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka selama audisi ini,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan dan motivasi, PB PUPR Plus Aceh Barat juga memberikan raket gratis kepada sepuluh peserta tercepat yang mendaftar. Ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan minat anak-anak dalam berolahraga, khususnya bulutangkis. “Dengan adanya audisi ini, kami berharap dapat menemukan bibit-bibit atlet bulutangkis yang berpotensi dan siap berprestasi di masa depan,” tutup Fadli Octara. (*)













