ACEH BESAR – Kafilah Kecamatan Ingin Jaya menorehkan prestasi gemilang pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 tingkat Kabupaten Aceh Besar. Tim Fahmil Quran Putra berhasil meraih juara pertama setelah tampil unggul pada babak final yang berlangsung di Aula Dayah Daruzzahidin, Rabu (28/10/2026).
Tim Ingin Jaya sukses mengumpulkan nilai tertinggi, yakni 1.175 poin, mengungguli sejumlah kafilah kecamatan lainnya. Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Ingin Jaya sekaligus bukti kemampuan para santri dalam menguasai ilmu Al-Quran.
Berdasarkan rekapitulasi nilai akhir babak final, Kafilah Ingin Jaya menempati posisi pertama dengan 1.175 poin, disusul Kuta Baro dengan 1.125 poin, Peukan Bada 1.050 poin, dan Indrapuri dengan 525 poin.
Tim Fahmil Quran Putra Ingin Jaya diperkuat tiga santri Dayah Insan Qurani, yakni Muhammad Hafizh Azzawir, Muhammad Hafizh, dan Muhammad Akif. Ketiganya tampil solid dalam menjawab berbagai pertanyaan seputar Al-Quran dan pengetahuan keislaman hingga berhasil mengantarkan kafilah mereka meraih posisi tertinggi.
Camat Ingin Jaya, Al Mubarak Akbar, S.STP., M.M., yang hadir langsung mendampingi jalannya perlombaan bersama Sekretaris Camat sekaligus Ketua Kafilah, Drs. Darmawan, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.
Ia turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan para peserta, terutama para pelatih dan pendamping dari Dayah Insan Qurani yang telah membimbing para santri hingga mampu menunjukkan kemampuan terbaik di arena MTQ.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, khususnya para pelatih, ustaz dan ustazah dari Dayah Insan Qurani, serta para pendamping yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran dalam membimbing anak-anak kita hingga meraih hasil terbaik hari ini,” ujar Al Mubarak.
Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Ingin Jaya, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Quran, memperdalam pemahaman terhadap kandungannya, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Keberhasilan ini juga menunjukkan pentingnya pembinaan generasi muda melalui pendidikan agama dan penguatan kemampuan memahami Al-Quran. Dukungan keluarga, lembaga pendidikan, para pelatih, dan pemerintah kecamatan menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi Qurani yang berprestasi.
Kafilah Kecamatan Ingin Jaya berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi para santri dan peserta MTQ lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi pada masa mendatang.
MTQ tingkat Kabupaten Aceh Besar yang berlangsung pada 24–31 Oktober 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mendorong tumbuhnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kecintaan mendalam terhadap Al-Quran.(*)













