ACEH BESAR – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menyambut langsung kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian beserta rombongan di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (9/6/2026).
Kedatangan Mendagri ke Serambi Mekkah tersebut merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja selama dua hari, mulai 9 hingga 10 Juni 2026, dalam rangka meninjau berbagai program strategis serta memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh.
Selain Kapolda Aceh, penyambutan juga dihadiri Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Pangdam Iskandar Muda, Sekretaris Daerah Aceh, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Aceh, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Aceh, Bupati Aceh Besar, serta sejumlah pejabat Forkopimda Aceh lainnya.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan penyambutan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda resmi kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri di Aceh.
“Kehadiran para pejabat daerah dan unsur Forkopimda Aceh dalam penyambutan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan agenda kerja Menteri Dalam Negeri selama berada di Provinsi Aceh,” ujar Joko.
Ia menjelaskan, selama kunjungannya, Mendagri dijadwalkan menghadiri sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan tata kelola pemerintahan, pembangunan daerah, evaluasi program strategis nasional, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di Aceh.
Menurut Joko, kunjungan kerja tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri RI diharapkan semakin mempererat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat Aceh,” katanya.
Selain menjadi momentum memperkuat hubungan kelembagaan, kunjungan tersebut juga diharapkan dapat menghasilkan berbagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan di sejumlah sektor prioritas di Aceh.
Polda Aceh bersama seluruh unsur terkait turut memastikan seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri berjalan aman, lancar, dan kondusif.
“Selama proses penyambutan hingga pelaksanaan agenda kunjungan kerja, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polda Aceh telah menyiapkan pengamanan secara maksimal untuk mendukung kelancaran seluruh kegiatan,” pungkas Joko.
Kunjungan kerja Mendagri Muhammad Tito Karnavian di Aceh dijadwalkan berlangsung hingga 10 Juni 2026 dengan sejumlah agenda penting yang melibatkan pemerintah daerah, Forkopimda, serta instansi vertikal lainnya.(*)













