HeadlinePemerintah

Syeikh Reza Abdul Jabbar dan Peggy Melati Sukma Isi Tausiah di Aula Balai Kota Banda Aceh

×

Syeikh Reza Abdul Jabbar dan Peggy Melati Sukma Isi Tausiah di Aula Balai Kota Banda Aceh

Share this article
Syeikh Reza Abdul Jabbar bersama Ustazah Peggy Melati Sukma menyampaikan tausiah dalam program Kupi Beungoh di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Selasa (9/6/2026). Foto: (Humas Pemko Banda Aceh)

BANDA ACEH – Suasana Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, tampak berbeda pada Selasa (9/6/2026) pagi. Ratusan peserta dari berbagai kalangan antusias mengikuti program kajian rutin “Kupi Beungoh” yang menghadirkan pasangan dai nasional, Syeikh Reza Abdul Jabbar dan Ustazah Peggy Melati Sukma.

Mengusung tema “Keluarga yang Kokoh dalam Membangun Rumah Tangga yang Tangguh”, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 200 aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Banda Aceh, perangkat gampong, hingga ibu-ibu majelis taklim.

Dalam tausiahnya, Syeikh Reza Abdul Jabbar menekankan pentingnya sikap rendah hati sebagai fondasi utama dalam membangun rumah tangga maupun menjalankan amanah kepemimpinan.

Putra kelahiran Aceh yang kini bermukim di Selandia Baru itu mengingatkan bahwa jabatan, kedudukan, dan kesuksesan duniawi tidak boleh membuat seseorang kehilangan nilai-nilai kerendahan hati dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Kerendahan hati adalah kunci dalam kehidupan. Baik sebagai suami, istri, orang tua, maupun pemimpin, kita harus selalu menyadari bahwa semua yang kita miliki adalah amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya.

Sesekali, Syeikh Reza menggunakan logat Aceh dalam penyampaian materinya, yang disambut hangat dan penuh antusias oleh para peserta.

Sementara itu, Ustazah Peggy Melati Sukma mengajak peserta untuk memandang kehidupan rumah tangga sebagai perjalanan panjang yang sarat dengan ujian dan pembelajaran.

Menurut mantan aktris yang kini aktif berdakwah tersebut, ketangguhan keluarga tidak lahir dari kemudahan, melainkan dari kesabaran, keikhlasan, dan kemampuan setiap anggota keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Setinggi apa pun jabatan dan sejauh mana kita melangkah, setiap perjalanan dalam rumah tangga adalah ujian. Karena itu, keluarga harus dibangun dengan fondasi iman, kesabaran, dan saling menguatkan,” tuturnya.

Kehadiran pasangan pendakwah tersebut mendapat sambutan positif dari peserta yang memadati aula. Selain menyampaikan materi keagamaan, keduanya juga berbagi pengalaman hidup, perjalanan hijrah, serta pentingnya menjadikan keluarga sebagai pusat pembentukan karakter dan nilai-nilai keislaman.

Syeikh Reza Abdul Jabbar diketahui telah menetap di Selandia Baru sejak 1993. Selain dikenal sebagai pengusaha peternakan, ia juga merupakan Imam Besar komunitas Muslim Islam Kaffah di negara tersebut.

Sedangkan Peggy Melati Sukma merupakan figur publik yang telah lama dikenal masyarakat Indonesia melalui berbagai film dan sinetron sebelum memutuskan berhijrah dan aktif berdakwah.

Usai mengisi tausiah dalam program Kupi Beungoh, pasangan tersebut dijadwalkan kembali menyapa masyarakat Aceh melalui kegiatan Dakwah Akbar yang akan digelar di Taman Bustanussalatin (Taman Sari) Banda Aceh pada malam harinya usai salat Isya.(*)