DaerahHeadline

Warga Leupung Keluhkan Sungai Krueng Geupeu Keruh, Minta Pemkab dan Polisi Turun Tangan

×

Warga Leupung Keluhkan Sungai Krueng Geupeu Keruh, Minta Pemkab dan Polisi Turun Tangan

Share this article

*Didugaan Adanya Aktivitas Tambang Ilegal

Kondisi air Sungai Krueng Geupeu di Kecamatan Leupung, Aceh Besar, tampak keruh dan berlumpur. Foto: (Warga Leupung).

Aceh Besar — Masyarakat Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, mengeluhkan kondisi air Sungai Krueng Geupeu yang dalam beberapa waktu terakhir terlihat keruh dan berlumpur. Kondisi tersebut dinilai mulai mengganggu aktivitas masyarakat serta berdampak terhadap kawasan wisata Brayeung yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi warga setempat.

Keluhan itu disampaikan masyarakat Leupung melalui pernyataan terbuka melalui Grup WA Silaturrahmi Aceh Besar yang ditujukan kepada Bupati Aceh Besar dan Kapolres Aceh Besar agar segera turun tangan menindaklanjuti persoalan tersebut.

Dalam pernyataannya, warga menyebut Sungai Krueng Geupeu selama ini menjadi sumber utama kebutuhan masyarakat sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci hingga aktivitas lainnya. Selain itu, kawasan aliran sungai juga dikenal sebagai lokasi wisata alam Brayeung yang cukup ramai dikunjungi wisatawan lokal.

Namun belakangan, kondisi air sungai berubah drastis menjadi keruh dan berlumpur sehingga memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

“Kami masyarakat Leupung menyampaikan bahwa saat ini air Sungai Krueng Geupeu terlihat keruh dan berlumpur. Padahal sungai tersebut selama ini digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci serta menjadi lokasi wisata Brayeung yang mendukung ekonomi masyarakat,” demikian kata Adi Munardi mewakili masyarakat Leupung.

Warga menduga kondisi tersebut dipicu adanya aktivitas tertentu di kawasan hulu sungai, termasuk dugaan aktivitas penambangan liar yang menyebabkan sedimentasi dan pencemaran aliran air.

Karena itu, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bersama aparat penegak hukum segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan penyebab utama keruhnya aliran Sungai Krueng Geupeu.

“Kami memohon kepada Bapak Bupati dan Bapak Kapolres agar dapat menindaklanjuti dan mencari solusi terbaik agar sungai kembali bersih dan dapat dimanfaatkan masyarakat seperti sediakala,” lanjut pernyataan tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah dan aparat terkait dapat mengambil langkah cepat guna menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi sumber air yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan warga Leupung.

Selain berdampak pada aktivitas harian masyarakat, kondisi sungai yang keruh juga dikhawatirkan dapat mempengaruhi kunjungan wisatawan ke kawasan Brayeung yang selama ini dikenal memiliki panorama alam sungai yang jernih dan asri.(*)