DaerahHeadline

Bunda Literasi Aceh Besar Ajak Anak Gali Ilmu Lewat Membaca

×

Bunda Literasi Aceh Besar Ajak Anak Gali Ilmu Lewat Membaca

Share this article
Bunda Literasi Hj Rita Mayasari saat berinteraksi dengan anak-anak di Perpustakaan Aceh Besar di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu (29/4/2026). FOTO: (MC ACEH BESAR).

ACEH BESAR — Bunda Literasi Aceh Besar, Rita Mayasari, mengajak anak-anak untuk terus menumbuhkan kebiasaan membaca sebagai sarana utama dalam menggali ilmu pengetahuan. Ajakan tersebut disampaikannya saat mengunjungi Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar di Kota Jantho, Rabu (29/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Rita Mayasari menegaskan bahwa membaca merupakan kunci penting dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berwawasan luas. Ia mengingatkan bahwa buku adalah sumber ilmu yang tidak terbatas dan menjadi jendela untuk melihat dunia.

“Galilah ilmu sebanyak-banyaknya lewat membaca. Buku adalah jendela dunia yang akan membuka wawasan dan memperluas cara berpikir kita,” ujarnya.

Ia menilai, di era saat ini, anak-anak memiliki banyak pilihan bacaan yang menarik, mulai dari buku cerita bergambar hingga buku edukatif yang dirancang khusus untuk menumbuhkan minat baca sejak dini. Oleh karena itu, ia mendorong agar momentum ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh anak-anak.

“Sekarang banyak sekali buku-buku yang menarik dan penuh cerita. Anak-anak pasti senang jika dikenalkan sejak awal. Tinggal bagaimana kita sebagai orang tua dan pendidik memberikan dorongan dan contoh yang baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rita mengajak para orang tua dan guru untuk aktif mengarahkan anak-anak berkunjung ke perpustakaan, taman baca, maupun pojok baca yang telah tersedia di berbagai wilayah Aceh Besar. Menurutnya, lingkungan yang mendukung akan sangat berpengaruh terhadap tumbuhnya minat baca anak.

“Perpustakaan kita di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sudah menyediakan banyak bacaan menarik dengan fasilitas yang nyaman. Di beberapa gampong juga sudah tersedia perpustakaan yang cukup baik. Silakan dimanfaatkan,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar, Fazlun, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menghadirkan berbagai program dan kegiatan untuk meningkatkan minat literasi di kalangan anak-anak.

“Kami terus memfasilitasi berbagai kegiatan literasi agar anak-anak bisa berkreasi dan menunjukkan bakatnya. Di antaranya lomba bertutur yang rutin digelar setiap tahun, perpustakaan keliling, penobatan raja dan ratu baca, duta baca, hingga berbagai permainan edukatif berbasis literasi,” jelas Fazlun.

Ia menambahkan, program-program tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan minat baca, tetapi juga untuk membangun budaya literasi yang berkelanjutan di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam menumbuhkan budaya membaca. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan literasi tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

Kunjungan Bunda Literasi Aceh Besar ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk semakin gemar membaca serta mendorong peningkatan kualitas literasi di Aceh Besar secara menyeluruh.

“Dengan membaca, anak-anak kita akan memiliki bekal pengetahuan yang kuat untuk menghadapi masa depan. Mari kita jadikan membaca sebagai budaya,” tutup Rita Mayasari.(*)