DaerahHeadline

Si Jago Merah Hanguskan 13 Ruko di Kota Fajar Aceh Selatan

×

Si Jago Merah Hanguskan 13 Ruko di Kota Fajar Aceh Selatan

Share this article
Kobaran api melalap deretan ruko semi permanen di Desa Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (28/3/2026) dini hari. Foto: (BPBD Aceh Selatan).

ACEH SELATAN — Kebakaran hebat melanda deretan rumah toko (ruko) di Desa Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (28/3/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.20 WIB itu menghanguskan sedikitnya 13 unit ruko semi permanen dan menyebabkan puluhan warga terdampak.

Api diduga dengan cepat membesar dan merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya, sehingga memicu kepanikan warga yang tengah beristirahat. Sejumlah warga berusaha menyelamatkan barang berharga seadanya sebelum api melahap seluruh bangunan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Damkar BPBD Aceh Selatan yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Upaya tersebut dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, melalui jajaran pemadam kebakaran dan penyelamatan, menyampaikan bahwa proses pemadaman berlangsung cukup lama karena kondisi bangunan yang mudah terbakar serta api yang cepat menjalar.

“Petugas berjibaku selama hampir tiga jam untuk mengendalikan api. Berkat kerja sama semua pihak, api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 05.00 WIB,” Ujarnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Sebanyak 13 unit ruko dilaporkan mengalami rusak berat.

Data sementara mencatat sedikitnya 11 warga terdampak, di antaranya H. Zamnan (70), Nurulsadah (42), M. Ali (70), Ibrahim (70), Aisyah (45), Masribin (50), Nurmardiah (80), Khairina (34), Erlina (50), Saleh (46), serta Has (45), yang sebagian besar merupakan warga Desa Kota Fajar dan sekitarnya.

Hingga kini, jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan. Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pendataan lanjutan serta menyiapkan langkah penanganan pascakebakaran, termasuk kemungkinan bantuan bagi para korban terdampak.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari serta memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman. (*)