EkonomiHeadline

Jelang Penyaluran Bantuan Pangan, Dinas Pangan Aceh Besar dan Bulog Pastikan Stok Aman dan Berkualitas

×

Jelang Penyaluran Bantuan Pangan, Dinas Pangan Aceh Besar dan Bulog Pastikan Stok Aman dan Berkualitas

Share this article
Kadis Pangan Aceh Besar, Alyadi, SPi, MM, meninjau stok beras dan minyak goreng jelang penyaluran bantuan pangan di Gudang Bulog Aceh, Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa (17/3/2026). FOTO: (MC ACEH BESAR).

ACEH BESAR – Menjelang penyaluran bantuan pangan periode Februari–Maret 2026, Dinas Pangan Kabupaten Aceh Besar bersama Perum Bulog melakukan pengecekan langsung terhadap stok serta kualitas beras dan minyak goreng di Gudang Bulog Aceh, Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Selasa (17/3/2026).

Kepala Dinas Pangan Aceh Besar, Alyadi, SPi, MM, menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

“Pengecekan ini penting untuk menjamin kualitas dan kuantitas bantuan sebelum didistribusikan kepada masyarakat, sehingga benar-benar memberikan manfaat maksimal,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Alyadi juga mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Aceh Besar. Jika pada periode Oktober–November 2025 tercatat sebanyak 40.424 PBP, maka pada alokasi Februari–Maret 2026 meningkat menjadi 62.118 PBP.

“Terjadi penambahan sekitar 21.694 penerima atau meningkat sebesar 53,6 persen. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial dan menjaga daya beli masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah penerima tidak terlepas dari proses pemutakhiran data yang dilakukan secara berkala oleh pemerintah pusat dan daerah. Validasi data menjadi kunci agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Pemerintah terus memperbarui data penerima agar bantuan ini menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dengan demikian, program ini diharapkan semakin efektif,” katanya.

Setiap penerima bantuan akan memperoleh alokasi beras sebanyak 10 kilogram per bulan dan minyak goreng 2 liter per bulan, yang disalurkan sekaligus untuk dua bulan. Artinya, setiap PBP akan menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng sesuai kebijakan terbaru program bantuan pangan nasional.

Menurut Alyadi, program bantuan pangan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berperan strategis dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran.

“Distribusi bantuan secara masif turut membantu menekan tekanan harga, sehingga dapat berkontribusi dalam pengendalian inflasi pangan di daerah,” ujarnya.

Untuk meningkatkan efektivitas penyaluran, pemerintah juga menerapkan mekanisme distribusi langsung ke titik-titik di gampong. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses penyaluran sekaligus memudahkan masyarakat dalam menerima bantuan.

“Dengan distribusi yang lebih dekat, masyarakat tidak perlu menempuh jarak jauh, dan bantuan bisa diterima lebih cepat serta dalam kondisi baik,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga terus memperkuat koordinasi dengan aparat desa dan kecamatan guna memastikan tidak ada warga yang berhak namun terlewat dari program tersebut. Evaluasi rutin dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas penyaluran di masa mendatang.

Secara keseluruhan, program bantuan pangan ini didukung oleh Perum Bulog sebagai penanggung jawab distribusi logistik. Untuk wilayah Aceh, total bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari 16 ribu ton beras dan 3,2 juta liter minyak goreng yang menyasar ratusan ribu penerima.

Dengan peningkatan jumlah penerima serta penguatan mekanisme distribusi, Pemerintah Aceh Besar berharap program ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.(*)