Jakarta — PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mendorong nasabah untuk mengutamakan transaksi digital (digital first) pada momentum Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas transaksi masyarakat menjelang hari raya.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengatakan bahwa tren transaksi digital mengalami peningkatan signifikan setiap menjelang dan selama periode Lebaran. Karena itu, BSI memperkuat seluruh layanan e-channel, terutama melalui superapps BYOND by BSI, yang menjadi salah satu kanal utama transaksi nasabah.
“Momentum Lebaran selalu mendorong lonjakan transaksi di kanal digital, baik untuk pembayaran, pembelian, transfer, maupun layanan ZISWAF. Untuk itu, kami meningkatkan kapasitas sistem teknologi informasi, melakukan monitoring transaksi secara real time, serta memastikan seluruh e-channel beroperasi optimal agar nasabah dapat bertransaksi secara cepat, aman, dan nyaman,” ujar Anton.
Selama periode Ramadan hingga Idul Fitri, rata-rata peningkatan transaksi melalui e-channel BSI diperkirakan mencapai sekitar 24 persen secara bulanan (month to month).
Melalui superapps BYOND by BSI, nasabah dapat menikmati berbagai fitur layanan perbankan syariah, seperti tarik tunai tanpa kartu, transaksi ZISWAF, kalkulator zakat, informasi masjid terdekat dan arah kiblat, hingga layanan Bank Emas untuk pembelian emas dan transfer saldo emas (gramase) secara real time.
Selain itu, BSI juga memperkuat layanan digital lainnya seperti BSI QRIS, EDC merchant, BEWIZE, layanan remitansi, serta BSI Call Center 14040 sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital perusahaan.
Untuk mendukung kebutuhan masyarakat hingga ke daerah, BSI juga mengintegrasikan layanan digital dengan jaringan fisik melalui lebih dari 126 ribu BSI Agen di seluruh Indonesia yang melayani transaksi setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran, serta pembelian berbagai kebutuhan harian.
Sebagai langkah antisipasi meningkatnya kebutuhan uang tunai, BSI juga menyiapkan likuiditas sekitar Rp45 triliun, dengan puncak transaksi diperkirakan terjadi pada H-7 Idul Fitri. Dana tersebut akan didistribusikan melalui lebih dari 6.000 ATM/CRM serta 1.049 kantor cabang di seluruh Indonesia.
BSI juga berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia hingga 15 Maret 2026. Dalam program tersebut, BSI menyediakan layanan penukaran uang di 178 titik serta layanan terpadu di 41 titik ruang publik.
Di tengah meningkatnya aktivitas transaksi digital, BSI mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penipuan dengan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi BSI, seperti website resmi, media sosial resmi, serta layanan WhatsApp resmi BSI di 0815-8411-4040 dan BSI Call 14040.
Dengan strategi digital-first yang terintegrasi dengan jaringan fisik, BSI menargetkan layanan transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri tetap stabil, cepat, dan aman, seiring meningkatnya adopsi layanan keuangan digital di tengah masyarakat. (*)













