DaerahHeadline

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh 12–14 Februari 2026, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

×

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh 12–14 Februari 2026, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Share this article
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Aceh pada 12–14 Februari 2026. Foto: (Media Sosial).

Banda Aceh — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini cuaca bagi sejumlah wilayah di Aceh yang berlaku pada 12 hingga 14 Februari 2026. Sejumlah daerah diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Anang Heriyanto, M.Si, menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipicu oleh adanya sirkulasi siklonik di wilayah perairan barat Aceh yang menyebabkan belokan angin di sejumlah daerah.

Selain itu, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan timur Aceh turut meningkatkan suplai massa uap air sehingga mendukung proses pembentukan awan hujan.
“Beberapa kondisi tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Pada 12 Februari 2026, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Pidie, Bireuen, Aceh Barat, Aceh Jaya, Pidie Jaya, dan Subulussalam.
Kemudian pada 13 Februari 2026, potensi cuaca serupa diprakirakan terjadi di Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Pidie, serta Aceh Barat Daya.

Sementara itu, pada 14 Februari 2026, daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Subulussalam, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Simeulue, dan Nagan Raya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan yang berpotensi terjadi pada sore hingga malam hari akibat pemanasan intens pada siang hari. Warga juga diminta berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berkendara dalam kondisi cuaca buruk yang dapat disertai angin kencang.

Selain itu, masyarakat di wilayah rawan diharapkan mengantisipasi kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, serta terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG guna meminimalkan risiko yang dapat ditimbulkan.(*)

Headline

BANDA ACEH — Gubernur Aceh Muzakir Manaf menggelar…